BUMN Serap Gabah Petani

136
0

TAROGONG KIDUL – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno membeli gabah seberat 4,5 ton dari petani Desa Sukabakti Kecamatan Tarogong Kidul saat kunjungan ke Kabupaten Garut Senin (21/5).

Gabah itu dibeli seharga Rp 4.700 per kilogram dan berasal dari lahan seluas 6.500 meter persegi.

Rini mengatakan program serap gabah yang berintegrasi dengan Bank Negara Indonesia (BNI) merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

“Diharapkan BUMN itu bisa membantu petani, itu harapan presiden untuk bagaimana meningkatkan kesejahteraan petani,” terangnya kepada wartawan di lokasi.

Dia mengungkapkan program serap gabah BUMN saat ini baru dilakukan di sembilan titik. Khusus di Kabupaten Garut, ada empat kecamatan dengan luas lahan 4.500 hektare yang digarap oleh tujuh ribu petani. Gabah yang dihasilkan akan diserap oleh Bulog melalui kerja sama dengan BUMDes yang bermitra dengan petani.

“Nanti bersama-sama dengan Bulog membeli gabah itu,” terangnya.

Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI Bambang Setyatmojo menuturkan program serap gabah di Garut mengutamakan pembelian gabah pada harga pasar untuk para petani.

Diutamakan, kata dia, petani yang telah menjadi debitur KUR BNI dan pemegang kartu tani BNI yang bekerja sama dengan PT Mitra Desa Bersama dan agen-agen Gerakan Stabilisasi Harga Pangan (GSHP), yang dapat mempersingkat mata rantai distribusi.

“Dampaknya petani akan menerima pendapatan hasil panen lebih besar dan akan sejahtera,” terangnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.