Bunga Warga Manonjaya Tasik, Korban Perkosaan Ayah Tiri Ngaku Dipaksa & Diancam

381
0

KOTA TASIK – Bunga (bukan nama sebenarnya), yang baru berusia 15 tahun menjadi korban pemerkosaan ayah tirinya, kembali menjalani pemeriksaan lanjutan di Ruangan PPA Satreksrim Polresta Tasikmalaya, Senin (29/6) siang.

Warga Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasik ini kepada penyidik mengakui kejadian pemerkosaan itu terjadi saat dini hari, sekitar pukul 04.00 WIB ketika ibunya, Nur (40) berangkat kerja ke peternakan telur ayam.

“Kur dua kali (diperkosa dua kali, Red). Mamah teh pas angkat damel ka kandang, trus manehanna teh asup ka kamer abdi (Saat itu ibu sedang berangkat kerja ke kandang ayam, lalu terduga pelaku, ayah tirinya masuk kamar),” ujar pelaku.

Terang dia, ibunya baru seminggu menikah dengan ayah tirinya itu.

Lalu saat di dalam kamar, pelaku memegang kedua tangannya dengan keras dan memaksanya agar mau diperkosa.

Kejadian pemerkosaan itu saat dia masih kelas VI SD.

“Sekitar tiga tahun lalu, 2017 bulan Agustus, diperkosanya. Lalu dia mengancam saya agar tak memberitahukan kejadian itu kepada ibunya. Awasnya mun bebeja ka si ibu, deuleukeun siah,” terang korban menceritakan ancaman ayah tirinya itu.

Beber dia, saat dia beranjak dewasa dirinya baru berani melawan kelakukan bejat ayah tirinya tersebut walaupun selalu sering masuk kamar.

“Sekarang seringnya memegang bagian sensitif. Tapi saya lawan karena sudah berani saya melawannya,” bebernya.

“Sering sekali ngajak itu (bersetubuh) tapi saya menolak. Saya hampir mau berteriak tapi selalu diancam. Lalu Minggu lalu saya mulai berani bicara terbuka ke mamah. Karena takut juga dan risih selalu begitu kelakuannya,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

Berita terkait : Seminggu Nikahi Ibunya, Pria Warga Manonjaya Tasik Perkosa Anak Tirinya
Berita terkait : Bunga Korban Perkosaan Ayah Tiri di Manonjaya Tasik Trauma Berat
Berita terkait : Pemerkosa Anak Tiri di Manonjaya Tasik Kabur, Polisi Periksa Saksi
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.