Bupati Ciamis Siap Pertama di-Vaksin Covid-19

32
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi vaksin covid-19
Loading...

CIAMIS – Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya MM mengaku sangat siap menjadi yang pertama menjalani vaksinasi Covid-19. Sedangkan untuk tahap pertama, prioritas vaksinasi yaitu untuk tenaga kesehatan (nakes).

“Tentunya kita akan tunggu aturan seperti apa nantinya, karena untuk pemberian vaksin ini sesuai ketentuan untuk usia 18 tahun ke bawah dan 59 tahun ke atas,” ujar Bupati, Rabu (6/).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Ciamis dr Bayu Yudiawan menjelaskan, pada tahap pertama, Ciamis akan mendapatkan 3.842 x 2 atau sebanyak 7.684 dosis vaksin.

Adapun sasaran pertama vaksinasi yaitu para tenaga kesehatan. Saat ini sebagian puskesmas telah melakukan simulasi vaksinasi. Sementara untuk pelaksanaan vaksinasi nantinya dilaksanakan 37 puskesmas dan 4 rumah sakit.

Baca juga : Atap SDN 1 Suakadana Ciamis Roboh, Begini Kata Bupati..

“Jadwalnya rencana pada tanggal 22 Januari 2021 untuk teknisnya masih menunggu izin edar atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan POM nantinya tunggu saja,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Herdiat menjelaskan sampai saat ini berdasarkan hasil tracing, kasus Covid-19 di Ciamis, kata Bupati, terus naik. Menyikapi hal itu, maka Pemkab Ciamis akan melaksanakan rapat virtual dengan kepala desa dan camat.
Saat ini kasus konfirmasi positif di Ciamis mencapai 1.200 orang dengan 620 orang dinyatakan sembuh.

loading...

Adapun 553 pasien Covid-19 saat ini melaksanakan isolasi mandiri di rumah. Bupati khawatir, pengawasan pasien isolasi mandiri longgar.

“Di setiap desa harus ada tempat isolasi, kalau di rumah sakit tidak tertampung otomatis harus dilakukan dilaksanakan di daerah masing-masing dengan pengawasan akomodasi yang layak dan memadai. Salah satunya seperti asrama haji sudah siapkan 40 bed. Itu salah satu alternatif,” ujarnya. (isr)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.