Bupati Garut Siapkan Sanksi untuk ASN yang Ikut Aksi 22 Mei

53
0
H Rudy Gunawan
Loading...

TAROGONG KIDUL – Bupati Garut H Rudy Gunawan akan memberikan tindakan tegas terhadap para pegawai negeri sipil (PNS) di Lingkungan Pemkab Garut yang ketahuan mengikuti aksi di Jakarta pada 22 Mei.

“Sanksi terberatnya, kalau PNS bepergian tanpa seizin, sesuai PP 53 tahun 2010 itu jelas pemecatan,” ujar Bupati Garut H Rudy Gunawan usai upacara Hari Kebangkitan Nasional di Lapangan Setda Kabupaten Garut Jalan Pembangunan Kecamatan Tarogong Kidul Senin (20/5).

Dia menegaskan tidak akan memberikan izin kepada para PNS yang ingin mengikuti aksi di kantor KPU RI itu. Hal itu dilakukan untuk menjaga kondusivitas Pasca Pemilu 2019. Pihaknya ingin masyarakatnya hidup rukun dan berdampingan kembali setelah Pemilu selesai. “Kalau berangkat tanpa izin, jelas itu ada sanksi yang akan diterimanya,” paparnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat tidak berangkat mengikuti aksi tersebut. “Kalau melarang (masyarakat) kami kan tidak boleh karena itu adalah haknya mereka. Hak konstitusional. Tapi kalau PNS, karena saya sebagai pembina kepegawaian daerah, saya memberikan larangan,” terangnya.

Dihubungi terpisah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut KH Sirodjul Munir meminta seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan menginstruksikan seluruh kiai di bawah binaannya untuk tidak melakukan aksi nanti. “Secara lisannya sudah kami sampaikan (instruksi), secara tertulis juga sudah kami sebarkan,” ujarnya.

Ceng Munir -sapaan akrab- meminta seluruh pihak menghormati apapun keputusan yang akan dibacakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), selaku penyelenggara pemilu pada 22 Mei. “Jika ternyata ada pihak yang merasa dirugikan lakukan melalui jalur hukum dan cukup perwakilan saja, ngapain berangkat ramai-ramai ke Jakarta,” ujarnya.

Untuk menciptakan kondisi aman, pihaknya berharap dukungan dan bantuan para kiai kampung, ustaz atau ajengan yang memiliki jamaah atau massa pengajian. “Nanti setelah suratnya kita sebar, kita tindaklanjuti juga ke provinsi,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.