Bupati Harus Segera Sikapi Kades Situsari

193
0
DATANGI. Warga Desa Situsari mendatangi Kantor Desa Situsari untuk memastikan kepala desanya telah mundur.

GARUT KOTA – Kepala Seksi Administrasi Pemerintah Desa dan BPD Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut Asep Budi Kusnadi menegaskan sejak Senin (9/10) telah menerima surat pengunduran diri diatas materai dari Kepala Desa Situsari DD, yang sebelumnya terjerat kasus perselingkuhan.
“Suratnya sudah ada di kecamatan sekarang, dan selanjutnya tinggal diajukan ke Bupati Garut untuk segera ditindaklanjuti,” ujarnya kepada Rakyat Garut, kemarin (11/10).
Menurutnya, BPD hanya sebatas melaporkan terjadinya kekosongan terkait pengunduran diri kepala desa. Setelah itu, BPD melaporkan ke bupati melalui camat dan menyerahkan hasil musyawarah desa tentang kekosongan jabatan akibat pengunduran diri. Kemudian disampaikan ke bupati melalui DPMD. “Nanti kita proses disana, bupati dengan kewenangannnya akan mengkaji hasil laporan dari BPD yang diolah di DPMD. Dan FPMD mengolah dengan bagian hukum, setelah itu baru surat pemberhentian terbit,” tuturnya.
Nantinya, setelah keluar surat pemberhentian, maka camat akan menunjuk dan mengajukan usulan pejabat sementara untuk mengisi kekosongan kepala desa. Supaya segera dilaksanakan membentuk atau mengantarkan Pemilihan Antar Waktu (PAW) karena sisanya masih ada 2 tahun. “Dalam jangka waktu maksimal 6 bulan, minimal secepatnya harus segera pejabat hasil musyawarah desa ditentukan. Sementara ini memakai jasa pejabat sementara,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, ratusan warga Desa Situsari Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut mendatangi kantor desa untuk mendengarkan penyampaian dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terkait pengunduran diri kepala desa.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Situsari Ade Ismail menuturkan masyarakat sangat antusias ketika diberitahu kepala desanya mundur. “Masyarakat cukup antusias mempertanyakan permasalahan pengunduran diri kepala desa Situsari. Sehingga berbondong-bondong datang ke kantor desa,” ujarnya kepada Rakyat Garut.
Menurutnya, pengunduran diri kepala desa sudah tertulis pada tanggal 5 Oktober 2017, hal ini sesuai dengan keinginan masyarakat yang berharap oknum kepala desa tersebut lengser dari jabatannya. “Jadi banyak masyarakat yang menyambut baik atas pengunduran diri kades,” tandasnya. (obi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.