Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.1%

0.9%

60.1%

2.4%

0.2%

4.5%

20.1%

11.7%

0%

0.1%

0%

Bupati Jeje Ikut Tolak Ekspor Lobster

27
0
CARI IKAN. Nelayan di Kabupaten Pangandaran sedang mencari ikan menggunakan jaring arad beberapa waktu lalu. Mereka pun menolak rencana mengekspor lobster. deni nurdiansayah / radar tasikmalaya

PANGANDARAN – Bupati Pangandaran yang juga Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pangandaran H Jeje Wiradinata dengan tegas menolak rencana ekspor benih lobster, yang digagas Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Jeje mengatakan dirinya sebagai kepala daerah dan ketua dari para nelayan tidak menginginkan adanya ekspor lobster, apalagi saat ini ekosistem atau tempat tinggal udang lobster sedang jelek. ”Justru kita harus memperhatikan eksosistemnya, kalau misalkan diekspor berton-ton, takutnya malah memutus rantai kehidupan lobster,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (20/12).

Menurut dia, bukan tidak mungkin nantinya masyarakat Indonesia hanya bisa menikmati lobster impor dari Vietnam. ”Sementara keuntungan ekspor benih lobster tersebut sangatlah kecil,” ujarnya.

Ia mencontohkan jika nantinya semua benih lobster diekspor, maka bukan tidak mungkin populasi lobster akan sulit berkembang. ”Susah populasinya nanti, lebih baik jangan diekspor, biarkan mereka berkembang biak hingga besar dan pantas dijual,” jelasnya.

Menurut dia, sebagian besar nelayan juga pasti punya pemikiran yang sama mengenai ekspor lobster. ”Dalam beberapa waktu dekat ini, saya akan berkumpul dengan para nelayan untuk mengambil sikap terkait rencana ekspor benih lobster,” ujarnya.

Menurut dia, pembibitan lobster di dalam negeri justru dianggap akan lebih baik. ”Nilai jualnya juga akan lebih tinggi jika pembibitan disini,” tuturnya. (den)

loading...
Halaman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.