Buru Berandalan, Tim Gabungan Dibentuk

68
AKP Hendra Virmanto SIK

CIAMIS – Polres Ciamis masih memburu para berandalan bermotor yang menganiaya enam warga. Untuk melacak keberadaan pelaku, polres membentuk tim gabungan.

“Doakan saja semoga pelaku (yang ditangkap) bisa bertambah lagi, karena masih banyak yang kami kejar,” ujar Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Hendra Virmanto SIK

saat dihubungi Radar, Rabu (6/2) siang.

Adapun tujuh pelaku penganiayaan yang diamankan telah ditetapkan menjadi tersangka. Salah satunya adalah seorang pelajar. Mereka diancam pasal 170 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara. “Semuanya kita proses sesuai hukum yang berlaku,” kata dia.

Sekretaris Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Ciamis Vera Fillinda SH MH prihatin dengan perilaku para remaja yang menganiaya warga. Aksi mereka tergolong brutal padahal usianya belum dewasa. Apalagi sampai ada salah seorang pelajar yang terlibat.

Menurut dia, kenakalan remaja itu harus menjadi perhatian serius semua pihak. Guru dan orang tua harus sama-sama mengawasi anak-anaknya, baik saat di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal. “Semoga kejadian ini juga tidak berulang lagi. Bahkan, dengan adanya tindakan hukum kepada pelakunya bisa menjadi efek jera,” ucap dia.

P2TP2A siap melakukan pendekatan kepada para pelaku untuk memberikan nasihat agar mereka bisa sadar hukum. Upaya-upaya penyadaran kepada mereka cukup penting karena boleh jadi anarkisme para remaja itu akibat salah bergaul atau kurang perhatian dari orang tua dan minimnya pendidikan agama. (isr)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.