Buru Poin Demi Gengsi

31
0
NICK Kuipers

SAMARINDA – Borneo FC memang sedang dalam tren yang positif untuk mengincar posisi kedua di klasemen akhir Liga 1 2019. Hal ini menyusul laga terakhirnya yang berkesudahan dengan kemenangan 4-1 atas Tira Persikabo di Stadion Segiri.

Kembali tampil di tempat yang sama, Pesut Etam pun memiliki peluang yang cukup besar untuk kembali meraih poin penuh demi menjaga jarak dengan pesaing terdekat. Apalagi catatan statistik sang lawan Persib Bandung menunjukkan performa yang menurun.

Karena dalam empat pertandingan teranyar, Persib gagal menang. Dua kali kalah dan dua kali imbang.

Bagi tim tamu, raihan satu poin akan sangat berarti karena mereka bakal menjalani dua laga terakhirnya di kandang sendiri. Musababnya, Maung Bandung ingin merebut posisi kelima klasemen akhir Liga 1.

Klub Kota Kembang itu masih tercecer di peringkat ke-10 klasemen sementara Liga 1 berbekal 42 poin. Mereka tertinggal 3 angka dari Persebaya Surabaya yang menghuni posisi kelima. Guna mengejar defisit, Persib wajib meraup poin penuh pada tiga laga tersisa.

“Pertandingan penting untuk kedua tim. Borneo bisa memastikan mereka akan berada di peringkat kedua setelah hasil pada laga sebelumnya,” ujar pelatih Persib Bandung Robert Albert dalam sesi jumpa pers jelang laga di Stadion Segiri, Selasa (10/12).

“Namun kami juga memastikan datang ke sini untuk meningkatkan posisi lebih tinggi. Sebab hanya tinggal tiga laga lagi untuk membawa kami mencapai target yang diberikan. Jadi pemain kami dalam determinasi tinggi untuk mendapatkan hasil yang bagus,” lanjutnya.

Robert mengatakan timnya sedang pincang di pertandingan sebab tiga pemain pilar harus diparkir. Achmad Jufriyanto dan Febri Hariyadi absen satu laga karena sanksi akumulasi kartu kuning. Selain itu Supardi pun belum kembali ke tim karena masih izin urusan keluarga usai ditinggal sang kakak yang meninggal.

“Kami tidak bisa menurunkan Febri serta Jupe karena akumulasi dan Supardi belum bergabung karena keadaan keluarga dia. Jadi kami tidak memainkan tiga pemain yang normalnya mereka adalah penghuni starting eleven,” jelas pelatih asal Belanda itu.

Tapi meski demikian Robert menegaskan Persib tetap siap untuk tampil maksimal dan memetik kemenangan. Menurut dia di setiap laga Persib ingin membidik poin sempurnya. “Tiap pertandingan targetnya adalah menang dan itu sama untuk besok (sore nanti), mendapatkan tiga poin,” ujarnya.

Sementara itu, Borneo FC bertekad menutup pertandingan terakhir di kandang sendiri di Stadion Segiri dengan kemenangan. Pesut Etam ingin memberikan kesan terbaik di rumah sendiri sebelum menutup kompetisi.

Mario Gomez, pelatih Borneo, mengatakan timnya harus mempertahankan posisi di runner-up. Posisi terbaik pasca Bali United mengunci gelar, serta menjaga asa mereka untuk tampil kompetisi Asia musim 2020.

“Bagi kami ini laga yang sangat penting dan harus ditutup dengan kemenangan. Karena kami ingin melanjutkan berada di peringkat kedua dan ini laga kandang terakhir di kandang. Kami harus mengakhiri laga dengan baik karena kami tahu Persib Bandung itu tim yang kuat,” ungkap Gomez.

Borneo harus waspada kehadiran Ezechiel N’Douassel dalam pertandingan, namun Gomez sudah tahu titik lemah dari sang pemain. Dimana musim lalu ia menjadikannya top skor klub dengan sokongan luar biasa kepadanya.

“Mereka punya banyak pemain (berbahaya) karena mereka adalah tim yang tangguh. Ada Ezechiel, Ghozali, lalu ada striker lainnya meski Febri tidak akan main,” kata mantan pelatih Persib itu.

Gomez tidak melihat kondisi Persib yang pincang tanpa Febri Hariyadi, Achmad Jufriyanto, dan Supardi. Borneo pun tidak bisa menurunkan penjaga gawang utama Nadeo Arga Winata, Ichsan Kurniawan, Firdaus Ramadhan, dan Mahadirga Lasut. Maka itu ia hanya berpikir mempersiapkan tim sendiri.

“Lebih penting mempersiapkan tim sendiri dan meraih tiga poin besok. Kami juga ada pemain yang cedera, Ichsan, Firdaus, Dirga, mereka tidak bisa bermain besok dan Nadeo yang membela tim nasional,” bebernya.

“Mereka punya banyak pemain meski ada dua sampai tiga pemain yang tidak tampil dan saya juga turut berduka kepada Supardi karena ditinggal kakaknya. Mereka tidak akan bermain dengan Jufriyanto dan Febri tapi mereka tetap tim kuat,” imbuhnya. (pra)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.