Buruh Pabrik di Pangandaran Belum Dilengkapi APD

79
0
PANTAU. Pemkab Pangandaran memantau PT Pecu Pangandaran Kamis (2/4). Pihaknya meminta manajemen perusahaan untuk menerapkan protokol kesehatan yang benar di tengah wabah pandemi covid-19. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Pabrik pengolahan kelapa PT Pacific Eastern Coconut Utama (Pe­cu) diminta untuk memperhatikan ke­sehat­an semua karyawannya pada ma­sa pandemi co­vid-19.

­Bupati Pangan­daran H Jeje Wira­dinata mengatakan ada sekitar 600 orang pekerja di perusahaan ter­sebut. “Untuk itu Pe­merintah Kabu­paten (Pemkab) Pangandaran me­minta semua kar­yawan lebih was­pada pada ma­sa sekarang ini,” ujarnya kepada war­tawan Kamis (2/4).

Baca juga : Tak Ada PDP dan Positif Corona di Pangandaran

Jeje mengatakan, di Pecu masih ada beberapa karyawan dan sopir yang belum menggunakan masker saat bekerja. “Selain itu pekerja juga masih berdekatan. Seharusnya mereka menjaga jarak aman,” ujarnya.

Ia pun meminta pihak Pecu untuk menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) bagi karyawannya. “Pakai jas plastik dan menyediakan sabun untuk cuci tangan,” jelasnya.

Ia mengatakan pihak Pecu sudah melakukan upaya preventif dengan melakukan penyemprotan disinfektan. “SOP pengawasan orang yang masuk ke pabrik sudah bagus,” katanya.

Loading...

Baca juga : Pasien Corona Diisolasi di Gedung Farmasi RSUD Pandega Pangandaran

Dirinya juga meminta manajemen perusahaan untuk memberikan suplemen dan vitamin agar daya tahan tubuh karyawan tetap terjaga. General Manager PT Pecu Pangandaran Mashuri mengatakan, pihaknya siap untuk lebih memperhatikan pelindungan karyawan. “Kami sudah melakukan komunikasi dengan Dinas Tenaga Kerja untuk mendorong upaya pencegahan Covid-19 di lingkungan pabrik,” ucapnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.