Bus Jamaah Haji Akan Diprioritaskan

22
BIMBINGAN. Calon jamah haji asal Pangandaran sedang mengikuti Bimbingan Manasik (Binsik) di Islamic Center Cijulang kemarin (10/7). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Sebanyak 404 Jamaah haji asal Kabupaten Pangandaran rencananya akan berangkat Jumat (12/7) depan.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Pangandaran siap mengantisipasi terjadinya kemacetan dalam proses pemberangkatan itu, terutama di lokasi proyek pembangunan Jembatan Piade.

Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan pihaknya akan meminta kepada petugas buka tutup jalan memprioritaskan bus yang akan berangkat menuju embarkasih. ”Mereka juga akan dikawal oleh Patwal, jadi sepertinya tidak akan ada masalah,” jelasnya kepada Radar, Rabu (10/7).

Menurut Jeje, calon jamaah haji yang potensial mengalami kemacetan berasal dari Mangunjaya, Padaherang dan Kaipucang.

”Yang tiga kecamatan akan dikawal nanti, mereka harus berkumpul dulu di Kecamatan Pangandaran,” tuturnya.

Lanjut dia, calon jamaah haji yang menjadi prioritas, sementara mereka yang mengantar diminta sabar mengantre. ”Ya kalau untuk yang mengantar, bisa bersabar mengantre,” ucapnya sambil tersenyum.

Jeje akan melepas para calon jamaah haji di Bumi Perkemahan Pantai Pangandaran pada hari Jumat, ia meminta kepada semuanya datang minimal pukul 15.00. ”Ya lebih awal lebih baik,” ungkap dia.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pangandaran Dr Cece Hidayat mengatakan ada enam KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) yang turut serta dalam pemberangkatan haji tahun ini. ”Mereka akan berangkat pada kloter 45,” katanya.

Ia mengimbau kepada para calon jamaah haji menjaga kebugaran dan kesehatan fisik. ”Sejauh ini belum ada calon jamaah haji yang batal melakukan keberangkaran, karena masalah kesehatan,” papar dia. (den)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.