Bus Jurusan Tasik-Jabodetabek Dipaksa Pulang di Bandung, Tiket Penumpang Dikembalikan

16556
16
TIDAK BEROPERASI. Armada bus Budiman tidak beroperasi setelah ada larangan mudik dan pemberlakuan PSBB di Jabodetabek, Jumat (24/4). RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

TASIK – Pergerakan masyarakat khususnya antar daerah semakin terbatas, hal ini sebagaimana diberlakukannya larangan mudik dari pemerintah pusat, Jumat (24/4). Angkutan bus mulai disetop, begitu juga kendaraan pribadi dari luar daerah.

Manajer operasional PO Budiman Tasikmalaya Ahmad Lujen mengatakan kemarin pagi (24/4) armadanya masih tetap beroperasi. Akan tetapi, ketika tiba wilayah Bandung ditahan petugas dan diminta pulang kembali. “Sudah enggak bisa lewat, terpaksa balik lagi ke pul,” ungkapnya kepada Radar.

Baca juga : Ini Perhatian Bagi Warga Kota Tasik yang Bandel, Satpol Siap Bubarkan Kerumunan Massa

Pihaknya pun langsung meng­instruksi­kan semua awak bus yang se­dang ber­operasi untuk putar arah. Karena penumpang sudah tidak mungkin diantarkan sampai ke tujuan. “Yang dari Banjar baru sampai Limbangan pun kita suruh balik lagi, untuk tiket penumpang kita refund 100 persen,” terangnya.

Para penumpang tentunya banyak yang komplain kepada awak bus, akan tetapi ini sudah menjadi kebijakan pemerintah. Mulai besok (hari ini 25/4), pihaknya pun tidak lagi mengoperasikan bus dengan trayek tujuan Jabodetabek. “Kita hentikan trayek ke arah barat,” katanya.

Untuk trayek menuju Bandung dan ke wilayah timur pihaknya masih akan melakukan penyesuaian.

Loading...

”Karena hingga kini belum ada larangan melintas atau mengangkut penumpang,” tuturnya.

Terpisah, Manajer Wilayah PO Primajasa Tasikmalaya H Beni Bunyamin mengaku mengalami hal serupa, yakni armadanya disetop dan ditarik kembali ke pul karena pelarangan mudik. “Iya kami juga sama,” ujarnya.

Di samping itu kepolisian pun melakukan penyekatan di wilayah perbatasan, khususnya di Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya. Setiap mobil pribadi yang datang dari luar daerah terlebih Jabodetabek disetop dan harus kembali.

Kapolsek Kadipaten AKP Erustiana menjelaskan pihaknya memang melakukan pembatasan akses masuk kendaraan. Untuk mereka yang berasal dari Jabodetabek tidak bisa masuk ke wilayah Tasikmalaya. “Sampai sore ada sekitar 50 kendaraan yang dipulangkan (dilarang masuk, Red),” tuturnya.

Baca juga : Belanja Sembako di Pasar Cikurubuk Kota Tasik tak Perlu ke Luar Rumah

Penyekatan dilakukan di simpang letter U jalur Gentong Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya. Pihaknya pun melakukan pemeriksaan kepada setiap pengendara baik motor maupun mobil. “Sejauh ini mobil pribadi saja, karena bus memang sudah tidak beroperasi,” terangnya.

Pemberlakuan pembatasan akses masuk ini, kata Erustiana, hanya untuk kendaraan pemudik. Untuk angkutan barang terlebih pasokan sembako masih diperbolehkan masuk wilayah Tasikmalaya. “Kalau yang mengangkut barang yang masih bisa,” pungkasnya. (rga)

Loading...
loading...

16 KOMENTAR

  1. Kmha pak di jkt nganggur kerja an sudah di stop sdngkn plang kampung tidak boleh kami sudah tidak ada buat makan bayar kontrakan kami bisa mati kelaparan pikir kan itu pak…

  2. Pemerintah yang baik hati kalau gak ada solusi gampang ko, bom aja warga negara supaya tidak pusing kasih makan, kalau seperti ini bis atau kendaraan suruh balik lagi kita mau makan apa sbg pekerja dijalan?? Hancurkan semuanya kalau gak ada solusi

  3. Tolong di Bantu pak… Apakah Ada kompensasi Dari pihak terkait baik Dari pemerintah ataupun Dari pengusaha khusus buat awak Bis, baik pengemudi ataupun kernet(Kondektur)… Soalnya dampak Dari PSBB JABODETABEK, kami semua khususnya awak Bis sangat membutuhkan bantuan tersebut, apalagi Susana Ramadhan… Terimak Kasih,

  4. Mw diapakan ini jadinya,bantuan pun dr pemerintah brpa uang atw sembako sampai saat ini blm ada,mw pd mkn apa orng2 yg tdk mmlki stok kebutuhan hdp dn uang

  5. Jangan memberikan alasan karena PSBB, perlu di sadari ya PSBB itu di lakukan karena ada wabah penyakit menular… Baik nya ini pembelajaran ke depan nya agar kita hidup harus berhikmat , bersyukur , Jangan Boros.. kan kita Uda tau dalam 1 tahun ketemu idul Fitri… Masa di kejar nya sebulan sebelum.. Dari zaman dulu kan Uda ada motto buat Jakarta.. Ibukota lebih kejam daripada Ibu tiri. Maut dan Rezeki sudah ada yg mengatur.. lebih baik kita bersama sama berdoa agar wabah virus ini cepat punah tidak ada lagi penularan.. Aminn

  6. Sebelumnya mohon maaf @IRVAN komen2 diatas bukan bermaksud mencari-cari alasan dengan aturan yang diterapkan pemerintah tapi mereka hanya memperjuangkan kehidupan mereka sebagai perantau,alangkah baik nya pemerintah lebih memperhatikan juga masyarakat yang terkena imbas dari PSBB,ada banyak masyarakat yang sampai hari ini belum mendapatkan bantuan khususnya warga perantau.alangkah baiknya kita saling membantu masyarakat yang kurang beruntung selain kita bersama mendukung anjuran pemerintah untuk tetap di rumah dan tidak mudik kasihan mereka hanya butuh bantuan bukan janji apalagi saling menyalahkan.

  7. kalau menurut saya kasi aja pulang kampung buat yang merantau tapi dicek dulu kesehatannya atau bisa rapid tes dulu sebelum naik bis atau kereta jadi akan sedikit mengurangi beban pemerintah..ank sy juga lagi sekolah dibandung mau plg gimana kalo ga ada bus beroperasi

  8. Parah ni yang bikin peraturan enak” aja masih bisa makan ga mikirin yg kerja di jalan mau makan apa kalo peraturan kaya gini ,
    Sebelum naik bus kan bisa di periksa bisa di kasih antiseptic dlu meren pa

  9. Saya dari wonogiri jawa tengah mau mudik ke tasik apakah masih bisa/masih ada yang beroperasi,? Mohon di jawab yg tau (29-04-2020)

  10. Ini namanya yng di sebut……………
    Virus korona negatif……………mati kelaparan positif……….

  11. Mending klo punya uang #dirumahaja , kalaubgakpunya gimana ?
    Makan batu apa ?
    Enak orang kaya,
    sayasebagai perantau dari tasik tolonglah disini saya sudah tidak bisa bekerja pak, maumakan apa pak ? Saya ini manusia pak, jaditolonglah pak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.