Cabuli Anak Tetangga, Ingat Anak Sendiri

124
0
USAI SIDANG. Jaksa dan para kuasa hukum terdakwa sesaat setelah keluar dari ruang persidangan kasus dugaan pencabulan oleh AR.RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

TAWANG – Seorang buruh serabutan asal Kecamatan Kawalu, AR (28) menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tasikmalaya, Rabu (20/2). Pria yang juga seorang ayah itu melakukan tipu daya yang berujung tindakan cabul kepada SA, seorang anak berusia 10 tahun.

Dari dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), pencabulan itu terjadi pada akhir November 2018 saat SA dan dua temannya bermain. Ketiganya dihampiri oleh AR yang mengajak mereka mencari umpan ikan. Mereka pun mau.

Ketiganya dibonceng oleh AR dan tiba di sebuah kebun yang cukup sepi. AR pun mengajak korban untuk turun dari motor dan menyuruh dua temannya menunggu. Mereka berjalan masuk ke arah kebun.

Di perjalanan, AR tiba-tiba merangkul tubuh korban dari belakang dan aksi cabul pun terjadi. Usai menuntaskan nafsu bejatnya, korban pun disuruh kembali ke teman-temannya.

Peristiwa itu terungkap setelah teman korban menanyai apa yang dilakukan oleh AR kepadanya di kebun, pasalnya korban kembali tanpa membawa umpan ikan. Korban pun menceritakan tindakan bejat pelaku yang akhirnya sampai kepada orang tua korban. Pelaku pun dilaporkan dan diproses secara hukum.

JPU Yayan Mulyana mengatakan bahwa terdakwa mengakui tindak kejahatan yang dilakukan. Namun, dia tidak sampai menuntaskan nafsunya karena teringat kepada anaknya. “Memang melakukan, tapi katanya berhenti karena ingat anak,” tuturnya.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa Teten Suherlan Usudin SH mengatakan pihaknya tidak mengajukan eksepsi atas dakwaan jaksa. Pasalnya, apa yang didakwakan diakui sepenuhnya oleh kliennya. “Kejadian, waktu dan tempatnya tidak dibantah, jadi bagaimana mau eksepsi,” katanya.

Pelaku sendiri sudah berkeluarga bahkan memiliki anak, sedangkan korban adalah anak dari tetangganya sendiri. Proses sidang kemarin dilakukan secara tertutup dan berlangsung sekitar 15 menit di Pengadilan Negeri Tasikmalaya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.