Cafu di Ambang Kebangkrutan

54
0
MONACO,MONACO - FEBRUARY 26: Laureus Academy member Cafu poses prior to the 2018 Laureus World Sports Awards at Le Meridien Beach Plaza Hotel on February 26, 2018 in Monaco, Monaco. (Photo by Simon Hofmann/Getty Images For Laureus)

RIO DE JANEIRO – Masih ingat dengan Carlos Cafu? Mantan pemain timnas Brasil yang menjadi salah satu legenda AC Milan. Bek tangguh itu kini dalam masalah finansial karena berada dalam situasi bangkrut.

Menurut Marca, Cafu kini sedang dililit utang. Jumlah utang mantan penggawa AS Roma itu jumlah tak tanggung-tanggung, yaitu mencapai angka USD 4,4 juta. Utang tersebut berasal dari perusahaan miliknya yakni Capi Penta International Player.

Perusahaan yang bergerak dalam bidang agen pemain sepak bola dan atlet di bidang olahraga lain ini didirikan Cafu bersama istrinya pada tahun 2004 silam. Namun sayang, usaha ini tidak berjalan lancar karena menemui sejumlah persoalan.

“Ini masalah pribadi saya. Saya bisa bisa membayar dengan properti saya, mobil saya, rumah saya. Saya bisa membayar utang saya seperti yang saya inginkan,” ucap Cafu kepada Marca.

Sejauh ini, pihak bank telah menyita lima aset Cafu sebagai jaminan atas utangnya. Sementara, Cafu disebut memiliki 11 aset yang telah dia kumpulkan sejak masih aktif sebagai pemain sepak bola.

Meskipun sudah tidak aktif lagi, sosok Cafu masih sering dijumpai dalam even-even besar sepak bola dunia. Parasnya sering muncul untuk promosi Piala Dunia atau event internasional lainnya.

Cafu adalah salah satu bek kanan terbaik dunia. Kariernya memang cukup gemilang baik di level timnas maupun pada level klub. Cafu pernah merasakan berbagai gelar juara.

Bersama timnas Brasil, Cafu meraih dua gelar juara Piala Dunia yakni pada tahun 1994 dan tahun 2002. Pada saat Brasil menjadi juara Piala Dunia 2002, Cafu menjadi kapten. Dia juga turut merasakan dua gelar Copa America 1997 dan 1999. Di level klub, Cafu adalah bagian dari skuad emas AS Roma ketika meraih scudetto musim 2000/2001.

Bersama AC Milan, Cafu turut merasakan gelar Liga Champions musim 2006/07. Selain itu, dia juga membawa Rossoneri meraih gelar scudetto pada musim 2003/2004. (wsa/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.