Caleg Di Pangandaran Diminta Tak Sebar Hoax

23
HOAX red stamp text on white

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

PANGANDARAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran akan mengidentifikasi pemasangan alat peraga kampanye (APK) calon legislatif (caleg) dan calon presiden (capres) yang tidak sesuai aturan.

“Kita akan awasi dan identifikasi mana yang melanggar dan mana yang patuh, kita sudah share alat kerjanya ke tiap Panwascam untuk identifikasi APK,” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran Iwan Yudiawan kepada Radar Jumat (2/11).

Selain itu, identifikasi tersebut akan mengacu PKPU N0 23 tentang APK dan acuan teknisnya mengacu kepada SK KPU RI No 10 96. ”Setelah diidentifikasi selesai kita akan lakukan kajian dan setelah itu baru penertiban,” jelasnya.

Untuk mekanisme penertiban tersebut nantinya ada rekomendasi ke KPU, peserta pemilu dan dinas terkait untuk dilakukan penertiban terhadap APK yang melanggar. ”Nanti bisa juga dipindahkan ke tempat lain sesuai dengan yang sudah ditentukan,” terangnya.

Zonasi pemasangan APK, menurut dia, sudah ada sesuai dengan kesepakatan antara KPU, peserta pemilu dan pemerintah daerah. ”Itu sudah jelas ada dan itu merupakan sebuah rujukan,” tuturnya.

Sementara untuk sosialisai caleg di media sosial, menurut Iwan, sejauh ini belum ada pelanggaran. ”Calon itu kan sudah terdaftar di KPU, jadi tidak ada masalah,” jelasnya.
Yang terpenting, si kandidat tidak membuat hoax atau merugikan calon anggota yang lain. ”Jangan membuat kampanye hitam, jelas itu pelanggaran berat,” terangnya.(den)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.