Suhu Dingin di Arab Saudi Mencapai 20 Derajat Celcius

Calhaj Harus Waspada Cuaca

93

TAWANG – Kantor Ke­men­teri­an Agama (Kemenag) Ko­ta Tasikmalaya akan mem­berangkatkan 762 calon jemaah haji (calhaj) yang terbagi lima kloter pada 2018.

Kepala Kantor Kemenag Kota Ta­sik­malaya Dr H Hilmy Riva’i MPd me­nerangkan jumlah kuota calhaj Kota Tasikmalaya tahun ini sebenarnya 654. Namun, kare­na ada tambahan dari daerah la­in seperti Garut, Kabupaten Tasik­malaya dan Ciamis sehingga jum­lah­nya menjadi 762 calhaj. “Itu tidak masalah selama masih di Ja­wa Barat. Karena sudah sesuai de­ngan teknis dan sistem yang di­te­tap­kan kerja sama dengan da­e­rah lain,” tutur Hilmy, Jumat (13/7).

Tahun ini, jelas dia, ada tambah­an kuota calhaj sekitar 10 persen. Pasalnya, animo masyarakat semakin tinggi dan indikator pelayanan yang diberikan sangat baik. Selama persiapan administrasi, bimbingan dan lainnya tidak ada kendala. Pihaknya juga mengubah pola pemberangkatan yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Tahun ini sengaja kita ubah pola pemberangkatannya.

Di mana jadwal pelepasan dilakukan di awal agar jemaah fokus mendengarkan arahan dari walikota sebagai koordinator haji dan saat pemberangkatan nanti sesuai jadwal tinggal berangkat. Tidak ada lagi pelepasan karena sudah di awal,” terangnya.

Hilmy berpesan kepada calhaj untuk menjaga kondisi kesehatan. Apalagi suhu di Makkah sempat mencapai 40-50 derajat celcius. Tapi berdasarkan data terakhir ada perubahan cuaca ekstrem hingga mencapai kurang lebih 20 derajat celcius.

“Itu berarti ada persiapan khusus yang tadinya musim panas ternyata musim dingin dan ini harus disiapkan,” ujarnya.

Selain itu, dia meminta agar calhaj menjaga nama baik Kota Tasikmalaya. Kota Santri ini sudah memiliki image yang bagus, santun dan taat atas ta’limatul hajj.

“Dan semoga lancar dan diberi kemudahan agar pulang mendapat predikat haji dan hajah yang mabrur,” ungkapnya. (ais)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.