Calon Bupati-Wakil Bupati Tasik Akan Debat Soal Penanganan Corona

368
0
RAPAT. Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya rapat koordinasi persiapan debat publik bersama LO masing-masing pasangan calon, Jumat (23/10). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya menetapkan peran kepala daerah dalam penanganan Covid-19 sebagai tema untuk debat calon di Pilkada 2020 yang akan dilaksanakan pada Kamis 5 November.

Kepastian penentuan tema debat calon tersebut setelah KPU melaksanakan rapat koordinasi (rakord) bersama para liaison officer (LO) empat pasangan calon yang akan ikut kontestasi pada pemilihan kepala daerah lima tahunan tersebut.

Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Divisi Hukum Fachrudin SAg menjelaskan, hasil rapat koordinasi (rakord) bersama para LO empat pasangan calon ditetapkan jadwal, teknis serta tema dalam debat calon nanti.

“Pelaksanaan debat calon akan dilaksanakan Kamis (5/11), untuk kegiatan debat calon ini terbatas dihadirinya, yang akan dilaksanakan antara di Gedung MUI Kabupaten Tasik atau Islamic Center (IC), jadi masih tentatif,” ungkap Fachrudin kepada Radar, Kamis (23/11).

Baca juga : Ini Kasus Dugaan Suap yang Membuat Wali Kota Tasik Ditahan KPK

Menurut dia, rencananya acara debat calon tersebut akan ditayangkan di stasiun televisi antara di TVRI Jawa Barat atau RadarTV.

Nanti di dalam ruangan akan dibatasi yang akan datang itu empat pasangan calon, empat orang tim dari masing-masing paslon, lima orang komisioner KPU dan dua orang dari Bawaslu.

Dia menambahkan, dalam debat calon nanti akan dipandu oleh moderator dan lima panelis atau penanya yang disiapkan dari kalangan akademisi.

Jadi selain menyampaikan profil, program juga visi misi, calon juga diberikan pertanyaan disesuaikan dengan tema debat nanti.

Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Istianah menambahkan, untuk tema pertanyaan dalam debat calon adalah peran kepala daerah dalam penanganan Covid-19 serta dampak sosial dan ekonominya.

Adapun tujuan debat calon, kata dia, menyebarluaskan profil, visi, misi, serta program kerja para pasangan calon kepada pemilih dan masyarakat, memberikan informasi secara menyeluruh kepada pemilih sebagai salah satu pertimbangan pemilih dalam menentukan pilihannya dan menggali lebih dalam serta luas atas setiap tema yang diangkat dalam kegiatan debat publik atau debat terbuka.

Kemudian, tambah dia, dalam tema tersebut nanti pertanyaannya akan diperluas dari mulai bagaimana cara meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menyelesaikan persoalan daerah.

“Serta menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota, provinsi dan nasional, memperkokoh NKRI, penanganan dan pencegahan Covid-19 dan pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19,” tambah dia.

(dik) .

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.