Calon Independen Terbebani Syarat, Petahana Bakal Tak Ada Lawan

147
0
KPU. Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin (kiri gambar) saat menyerahkan berkas hasil Pemilu 2019 ke Sekretaris Dewan Yayat Kiswayat beberapa waktu lalu. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
KPU. Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin (kiri gambar) saat menyerahkan berkas hasil Pemilu 2019 ke Sekretaris Dewan Yayat Kiswayat beberapa waktu lalu. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Hingga saat ini, pendaftaran calon bupati dari jalur perseorangan (independen) masih sepi peminat. Padahal waktu pengumpulan berkas persyaratan tinggal beberapa bulan lagi.

Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin mengatakan belum ada satu pun masyarakat yang melakukan pengumpulan persyaratan berupa KTP elektornik, sebagai syarat untuk maju dari jalur independen.

”Kalau yang sekadar bertanya sih ada, tapi yang serius mau mengumpulkan KTP belum ada sama sekali,” ungkapnya kepada Radar, Jumat (10/1).

Menurut Muhtadin, yang sudah berkonsultasi tersebut justru hanya utusan dari salah satu tokoh saja.

”Jadi yang datang itu ada dua orang, tapi mereka mewakili satu orang yang mau nyalon, itu juga sepertinya kurang serius,” jelasnya.

Baca : Golkar Usung Jihad, PKB Belum Bersikap

Untuk pendaftaran calon independen ini, kata dia, akan dimulai tanggal 19 -23 Februari 2020.

”Sementara untuk bakal calon dari jalur partai baru dimulai pada tanggal 16-18 Juni 2020,” ujarnya.

Lanjut dia, bakal calon dari independen harus mengumpulkan 27 ribu lebi KTP elektornik sebagai syarat penacalonan.

”Ini mungkin yang dianggap berat untuk mereka yang mengambil di jalur independen,” terangnya.

Hingga kini, KPU juga belum menerima informasi mengenai calon dari jalur parpol yang akan maju dalam Pilkada 2020.

”Saya secara pribadi juga baru mendengar yang mau maju itu baru petahana saja,” tuturnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.