Calon Kades di Ciamis Siapkan Rp500 Juta untuk Kampanye

183
0

SEHARUSNYA 14 April 2020 di Kabupaten Ciamis dilaksanakan pilkades serentak. Namun, karena adanya pandemi Covid-19 menjadi diundur dan direncanakan dilaksanakan Agustus.

Hal tersebut jelas menjadikan keuntungan dan kerugian bagi para calon kepala desa.

Baca juga : Pilkades Serentak di Ciamis Digelar Agustus 2020

Calon Kepala Desa Jelat Kecamatan Baregbeg Darsono mengatakan, sekarang pemerintah daerah memunculkan Agustus untuk pelaksanaan pilkades serentak.

Namun, itu pun sebelum dari desakan teman-teman para calon kepala desa ke DPRD Ciamis, karena ingin segera dipercepat.

“Jujur saya sudah tidak tahan biayanya kampanye yang semakin membengkak,” katanya kepada Radar, Selasa (7/7) siang.

Loading...

Kata dia, pilkades saat ini jelas berbeda dengan sebelumnya, apalagi di tengah pandemi Covid-19.

“Kalau dulu bisa habis sekitar Rp 400 juta untuk pilkades. Sekarang mungkin harus menyiapkan Rp 500 juta di tengah pandemi ini yang waktunya terus diundur. Itu untuk kebutuhan keseluruhan,” katanya, menjelaskan.

“Jadi pengeluaran tambah banyak, makanya dengan keputusan Pemerintah Ciamis bahwa Agustus akan dilaksanakan meski memang tanggalnya belum pasti, menjadi angin segar bagi saya untuk melanjutkan kampanye lebih masif lagi,” katanya, menambahkan.

Menurutnya, pihaknya sangat berharap segera ada kepastian tanggal pelaksanaan. Sehingga para calon kepala desa bisa mempersiapkan diri untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kalau pertengahan Agustus cukup, calon tidak merasa keberatan tinggal menyiapkan diri saja. Tapi kalau lewat pertengahan Agustus akan semakin besar cost yang harus dikeluarkan oleh calon karena semakin lama menunggu,” katanya.

“Apa lagi dengan pemberitaan media bahwa dari Pemerintah Ciamis wacana Agustus, kompetitif sudah mulai berjalan kembali antar calon kepala desa. Semoga saja tidak meleset lagi, karena kalau meleset biayanya akan tambah besar lagi,” harapnya.

Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Kabupaten Ciamis Dian Budiyana menjelaskan, tahapan hasil rapat yang di pimpin bupati dilaksanakan pertengahan Agustus, tentunya tinggal melaksanakan tahapan-tahapannya.

“Intinya kami akan persiapkan secepatnya, kami siap melaksanakan semoga bisa lancar dan Agustus bisa dilaksanakan,” katanya.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi (PIK) Covid-19 Kabupaten Ciamis dr Bayu Yudiawan menambahkan, mengenai pelaksanaan pilkades tetap harus terapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Baca juga : 2 Hari Hilang, Warga Pamarican Ciamis Ditemukan Terkapar Membusuk di Bawah Jambe

“Baik itu sektor ekonomi politik budaya wajib menerapkannya. Kita harus mencari jalan tengah yang bijak, tetapi keselamatan masyarakat meski terjamin,” ujarnya.

“Kuncinya selama potensi penularan bisa dicegah aktivitas bisa dilaksanakan kecuali potensi ancaman penularan sangat tinggi,” ujarnya, menambahkan. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.