Paskibraka Berjiwa Nasionalis dan Disiplin

Calon Pemimpin Masa Depan

77

TASIK – Sebanyak 50 siswa terbaik dari tingkat SMA, MA dan SMK se Kota Tasikmalaya menjadi Tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tasikmalaya tahun 2018. Mereka tampil dalam upacara peringatan HUT RI ke 73 di Lapangan Dadaha Kota Tasikmalaya Jumat Pagi (17/8).

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Kota Tasikmalaya Hadian menuturkan, 50 siswa yang menjadi Tim Paskibraka Kota Tasikmalaya tersebut adalah siswa terbaik yang telah diberi pembinaan, pelatihan kedisiplinan, kekompakan dan yang paling terpenting diberikan wawasan kebangsaan sebagai pembentukan jiwa patriotisme.

“Mereka adalah generasi yang akan menjadi pemimpin. Pembinaan mental, fisik, dan juga wawasan yang diberikan bisa menjadi bekal bagi masa depan. Saya bangga kepada mereka, selama pembinaan sejak Maret mereka begitu antusias, bahkan tidak ada yang sakit,” tutur Hadian usai Talkshow di Studio Radar TV, Jumat (17/8).

Karakter d isiplin dan cinta tanah air ini diharapkan bisa ditularkan di lingkungan rumah, sekolah dan di mana saja mereka berada. “Insya Allah kami akan berikan reward untuk tim paskibraka ini, sebagai motivasi untuk makin meningkat dan lebih baik,” ujar Hadian yang juga ketua komunitas mobil jeep ini.

Untuk menambah semangat, lanjut Hadian, dalam melakukan aktivitasnya Tim Paskibraka Kota Tasikmalaya diantar oleh tim komunitas mobil Jeep Willys. “Jadi ada 10 mobil jeep yang mengantarkan anggota paskibraka dalam melakukan mobilitasnya saat peringatan HUT RI. Komunitas ini membantu tanpa budget, ke depannya kami berharap komunitas otomotif ini bisa ikut kontribusi dalam event pemerintahan dan agenda kenegaraan,” tuturnya.

Ketua Purba Paskibraka Indonesia Kota Tasikmalaya Reza Fauzi Fajrin SE menuturkan, 50 siswa yang terpilih tersebut merupakan hasil seleksi dari 350 pendaftar. Perjuangan yang dilakukan memang sangat berat, pendaftaran dilakukan sejak kelas 10, kemudian dilakukan serangkaian tes.

“Kita tidak hanya melihat postur tubuh, tapi juga ada tes lainnya seperti interview, tes jasmani, psikotes, pengetahuan umum dan lainnya. Yang terpilih kemudian dibina di Hotel Mangkubumi sejak tanggal 12-18 Agustus 2018 dengan konsep pembinaan Desa Bagya atau pembinaan yang tidak jauh dari lingkungan hidup anak-anak,” tutur Reza.

Selama pembinaan, sambung ia, para anggota paskibraka ini diberi materi pengetahuan umum, fisik, mental, kedisiplinan hingga baris berbaris. Mereka juga dilatih pembiasaan salat berjamaah, salat sunah, pembinaan akhlak atau tata karma. “Harapannya, kedisiplinan dalam beribadah ini bisa terus diimplementasikan, termasuk materi cara menghormati orang tua. Pelatih salah satunya dari Brigif Raider 13/Galuh Kostrad,” pungkasnya. (ais)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.