Calon Tunggal Jangan Menjalar

53
0
DIWAWANCARA. Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Anggoata Bawaslu RI saat memberi keterangan kepada wartawan, Minggu (22/12). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
DIWAWANCARA. Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Anggoata Bawaslu RI saat memberi keterangan kepada wartawan, Minggu (22/12). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia (RI) tidak mengharapkan munculnya calon tunggal di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

”Tren calon tunggal naik dari pemilu ke pemilu, inilah yang jadi pekerjaan rumah kita bersama, jangan sampai nanti ada calon bupati yang dihalang-halangi untuk maju dalam Pilkada tahun mendatang,” ujar Koordinator Divisi Peneyelesaian Sengketa Anggoata Bawaslu RI Rahmat Bagja kepada wartawan Minggu (22/12).

Menurut dia, calon tunggal muncul karena tidak ada lagi masyarakat yang mau maju, karena alasan kurang logistik atau biaya, tidak ada dukungan dan tidak percaya diri melawan pasangan yang kuat.

”Masyarakat tidak akan memiliki pilihan dan kalau calon tunggal rasanya kurang tepat disebut pemilihan,” terangnya.

Ia dengan tegas menyebutkan calon tunggal sama sekali tidak ideal, bagi sebuah pemilihan demokratis. ”Ini juga harus menjadi pekerjaan rumah bagi partai politik, agar terbiasa berkompetensi, melahirkan pemimpin dari kader mereka,” tuturnya.

Dirinya meyakini bahwa Pangadaran memiliki banyak tokoh dan calon bupati yang mumpuni untuk maju di Pilkada 2020. ”Jangan sampai tren calon tunggal ini, kemudian menjalar ke Kabupaten Pangandaran,” katanya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran Iwan Yudiawan menuturkan jika terjadi calon tunggal maka akan tercipta kekosongan hukum.

”Artinya aturan main pemilu akan bisa ditindaklanjuti jika ada pasangan calon, kalau tidak ada pasangan calon, maka tidak akan bisa ditindaklanjuti,” tuturnya.

Selain itu, potensi kekacauan akan besar terjadi jika hanya ada satu calon. ”Potensi konflik horizontal akan sangat tinggi, namun dari Bawaslu tetap siap untuk bekerja mau itu calon tunggal atau tidak, kita tetap bekerja,” jelasnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.