Canangkan Zona Integritas

33
Lisna Wati / Radar Tasikmalaya DEKLARASI. Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya Noviandi bersama mitra dan stakeholder usai deklarasi zona integritas di Halaman KPPBC Tasikmalaya Jalan Sutisna Senjaya Kota Tasikmalaya Kamis (20/12).

TASIK – Meningkatkan layanan, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya melakukan deklarasi pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bebas dan Melayani (WBBM).

Deklarasi dilakukan di Halaman KPPBC Tasikmalaya Jalan Sutisna Senjaya Kota Tasikmalaya Kamis (20/12). Deklarasi tersebut dihadiri Satuan Kerja KPPBC Tasikmalaya, instansi pemerintah serta pengguna jasa di lingkungan wilayah kerja KPPBC Tasikmalaya.

“Zona integritas ini yang bertujuan meningkatkan pelayanan serta pengawasan kepada pengguna jasa. Sinergi dan dukungan dari pengguna jasa serta instansi pemerintah lainnya  sangat menentukan keberhasilan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM,” kata Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya Noviandi.

Ia mengatakan, reformasi birokrasi merupakan langkah awal untuk melakukan penataan terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efisien, sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat dan profesional.

“Pencanangan zona integritas ini berdasarkan PP No 81 tahun 2010 Tentang Grand Design Reformasi Birokrasi, menargetkan tercapainya 3 sasaran hasil utama yaitu peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi pemerintah yang bersih dan bebas KKN serta peningkatan layanan publik,” terangnya.

Ia menceritakan, reformasi birokrasi di Direktorat Jendral Bea Cukai sudah dimulai semenjak tahun 1991 dan terus berlanjut sampai saat ini. Lanjutnya, KPPBC Tasikmalaya memiliki daerah pelayanan dan pengawasannya meliputi Priangan Timur. Tugas dan fungsinya sebagai trade fasilitator dan industrial asistensi memfasilitasi 6 Kawasan Berikat, 2 Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE), 2 KITE IKM serta 30 perusahaan hasil tembakau. “Dalam menjalankan tugas dan fungsinya punya komitmen tiga hal yakni profesional, tanpa pungutan dan taat pajak,” ujarnya.

Perwakilan PT Tjiwulan Putra Mandiri Hamzah mengatakan, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang textil perusahaannya menjadi salah satu penerima manfaat program KITE IKM dari KPPBC Tasikmalaya.

“Awalnya kami pikir akan rumit, tapi ternyata dikawal dengan baik, kooperatif dan sangat cepat. Implementasi KITE IKM berjalan lancar,” ujarnya. Sebagai penerima manfaat, pihaknya juga tidak pernah dipungut biaya sedikit pun. “Pelayanan prima tak hanya ditunjukkan saat proses KITE IKM, setelah itu pun tetap menjalin koordinasi dan pelayanan yang baik,” ujarnya. (na)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.