Car Free Night Jelang Malam Tahun Baru 2020 di Kota Tasik

878
0

KOTA TASIK – Menjelang malam peegantian tahun 2020, sejumlah ruas jalur lalu lintas (Lalin) di Kota Tasikmalaya bakal tak bisa dilalui kendaraan, Selasa (31/12) malam.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tasikmalaya Kota telah membuat rekayasa lalinnya untuk mengantisipasi kemacetan saat malam pergantian tahun 2020.

Beberapa arus lalu lintas di dalam kota khususnya jalur pusat pertokoan akan ditutup total dan ada yang dialihkan.

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Ajat Sudrajat mengatakan, sejumlah jalan yang akan ditutup total saat malam tahun baru itu diantaranya Jalan HZ Mustofa, Panyerutan, Pataruman, Babakan Payung, Selakaso dan Cihideung.

“Jalan tersebut akan dijadikan Car Free Night bagi masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan saat malam pergantian tahun. Selain itu akan ada jalan yang dijadikan sebagai kantong parkir, karena kemungkinan masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Senin (30/12).

Hal tersebut, terang dia, berkaca pada malam tahun baru sebelumnya. Adapun jalan yang menjadi satu arah yakni Jalan Empangsari, RW Ikik, Kebangsaan, Bebedahan, Sukalaya, Yudanegara, Cimulu, Wiratuningrat dan Seladarma.

“Kami imbau masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban. Selain itu, tidak melakukan kegiatan hura-hura, konvoi yang mengganggu kenyamanan masyarakat lain,” terangnya.

Beber dia, masyarakat tetap waspada saat merayakan malam Tahun baru. Memarkir kendaraan di tempat yang aman dalam keadaan terkunci. Adapun pihaknya telah menempatkan anggota di sejumlah titik untuk mengatur arus lalu lintas dan penjagaan, ungkapnya.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP. Anom Karibianto pernah mengatakan, dirinya mengimbau agar masyarakat memelihara ketertiban dan keamanan, serta tidak melakukan kegiatan atau pesta hura-hura saat pergantian tahun. Kegiatan itu tidak dilakukan baik di tempat terbuka maupun tempat tertutup.

“Kami ingatkan kepada masyarakat tidak melakukan kegiatan pesta atau hura-hura saat malam pergantian tahun. Seperti tidak membakar petasan dan meniup terompet,” tuturnya.

Jelas dia, masyarakat juga diingatkan tidak melakukan kegiatan yang bertentangan dengan hukum dan melanggar norma agama, seperti pesta minuman keras dan maksiat.

Sebaliknya, masyarakat juga diharapkan dia agar mengisi malam tahun baru dengan kegiatan positif dengan meningkatkan amal ibadah, meningkatkan rasa kepedulian serta kepekaan sosial dan memelihara ketentraman dan ketertiban dalam kehidupan masyarakat.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.