Cara Nakes di Kota Tasik, Rayakan Hari Pahlawan Sambil Kampanye 3M

124
0
radartasikmalaya.com
Para Nakes di Kota Tasik saat mengkampanyekan 3M dan PHBS, Selasa (10/11) siang. istimewa for radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Perayaan Hari Pahlawan di Kota Tasikmalaya tak hanya disambut antusias para Muspida dengan upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP).

Namun, Selasa (10/11) siang, para Tenaga Kesehatan (Nakes) di puskesmas pun melakukan aksi kampanye 3M dan PHBS di wilayahnya masing-masing.

Uniknya, para Nakes ini melakukan kampanye tersebut sambil memakai pakaian pahlawan, mengambil spirit perjuangan di tengah pandemi Covid.

“Ya ini adalah satu momentum yang ingin kita dapatkan yaitu spirit perjuangan, spirit para pahlawan, dan spirit nasionalisme yang kebetulan hari ini 10 November yang bertepatan dengan Hari Pahlawan,” ujar Uus kepada wartawan, Selasa (10/11) siang.

Terang Uus, yang ditemui sedang melihat kampanye 3M dan PHBS ala Puskesmas Kersanagara, Cibereum, aksi yang dilakuman para nakes ini bertujuan menanamkan spirit pahlawan terhadap para Nakes dan masyarakat di tengah Covid-19.

“Karena, penanggulangan Covid-19, pemutusan mata rantai Covid-19, merupakan bagian dari perjuangan kita juga. Hal ini merupakan bagian daripada semangat nasionalisme kita. Dimana kita harus segera bisa keluar dari pandemi Covid,” terangnya.

“Nah dalam hal ini, kita sesuai dengan design penanggulangan di Kota Tasik menjadikan puskesmas sebagai frontliner kita beserta dengan Gugus Tugas Kecamatan beserta kelurahan sampai ke tingkat RT dan RW,” sambungnya.

Dimana, tambah Uus, saat ini di Kota Tasik sudah tak ada lagi PSBB dan penyekatan wilayah. Jadi masyarakat kan saat ini bisa bebas masuk keluar wilayah dan aktivitas juga semua sudah mulai berjalan.

“Nah satu-satunya yang bisa kita lakukan saat ini adalah kembali mengkampanyekan PHBS dan 3M. Ini yang kita lakukan hari ini dengan semangat Kepahlawanan serta nasionalisme untuk terus mengkampanyekan gerakan 3M dan PHBS,” tambahnya.

Karena, jelas Uus, dalam pandemi saat ini masyarakat tak usah menunggu adanya vaksin Covid. Tapi harus bisa memulai langkah proteksi penyebaran dan memutus mata rantainya dengan apa yang terbaik buat diri sendiri dan terbaik buat masyarakat.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.