Cawabup Wajib Lobi Partai Politik

51

SINGAPARNA – Pengamat politik, sosial, pemerintah Tasikmalaya Asep M Tamam mengatakan calon wakil bupati (cawabup) yang akan diusulkan partai pengusung, PDI Perjuangan, PAN dan PKS harus mampu melobi partai politik (parpol) di DPRD.

“Apakah mekanismenya musyawarah mufakat atau voting anggota dewan, tetap cawabup ini harus melakukan lobi-lobi politik dengan partai politik. Karena anggota dewan tetap satu suara dengan partainya, walaupun mereka yang menyalurkan suaranya,” ujarnya saat dihubungi Radar tadi malam.

Jelas dia, partai politik di luar pengusung akan cukup alot ketika dilobi. Mereka akan memiliki bargaining tinggi, karena bukan merupakan partai pengusung.

Maka dari itu, cawabup harus mampu memberikan komitmennya kepada partai tersebut untuk memberikan suaranya pada penentuan nanti.

Anggota dewan Fraksi Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya Ending Sunaryo SPd menjelaskan akan menentukan pilihan kepada calon wakil bupati atas dasar instruksi dari partai.

“Kita memilih atas nama partai dulu, partai dan fraksi juga pasti akan melihat dulu dan memperhitungkan siapa satu nama yang layak menjadi wakil bupati,” kata Ending.

Menurut Ending, para anggota dewan dari Fraksi Partai Golkar akan satu suara untuk menentukan pilihan siapa yang mengisi jabatan orang nomor dua di Kabupaten Tasikmalaya ini.

“Kita lihat kapasitas calon wakil bupati yang diusulkannya seperti apa. Karena cawabup itu harus bisa menunjang pekerjaan bupati dan bisa membawa perubahan,” katanya.

Ketua Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Ferry Willyam ST mengatakan pihaknya akan satu suara dalam penentuan wakil bupati.

Namun, ini belum ada pembahasan khusus. Karena menunggu partai pengusung mengusulkan dua nama ke DPRD. (yfi/dik)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.