Cegah Covid-19 dengan Inovasi, Dinkes, Diskominfo & Radar Tasikmalaya Keliling ke Lembur Madani

196
0
SINERGI. Dinas Kesehatan, Diskominfo dan Radar Tasikmalaya melaksanakan monev ke Lembur Madani tanggap darurat Covid-19 di RW 06 Sambongpari, Mangkubumi, Senin (23/11).

TASIK – Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika bersama Radar Tasikmalaya berkeliling ke Lembur Madani.
Hal ini bertujuan untuk penguatan pendampingan serta monitoring dan evaluasi (monev) tanggap darurat Covid-19, Senin (23/11).

Keliling monev program Gema Madani Simpati Kota Tasikmalaya pertama ini, dilaksanakan kepada pengurus Lembur Madani RW 06 Kelurahan Sambongpari Kecamatan Mangkubumi dan Lembur Madani RW 06 Kelurahan Sukasari Kecamatan Bungursari.

Tim pendamping dipimpin oleh Kepala Seksi Promosi dan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Cucu Suryani, mereka melaksanakan monev dengan memberikan arahan kepada pengurus Lembur Madani agar dapat melakukan pencegahan penularan Covid-19.

“Kita meminta ada peran Lembur Madani, agar bisa memaksimalkan kreativitas media informasi disiplin protokol kesehatan dengan perilaku hidup bersih dan sehat,” ujarnya, kemarin (23/11).

Menurutnya, dilaksanakannya monev ke Lembur Madani ini, karena ingin mengetahui sudah sejauh mana edukasi tentang pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat. Termasuk apakah sudah efektif media informasi tentang ajakan disiplin memakai protokol kesehatan.

Sebab dengan adanya media informasi yang masif, dia berharap masyarakat menjadi tahu dan paham apabila ada warga yang terpapar Covid-19.

“Ketika sudah menjadi bahan bacaan masyarakat. Nantinya bisa memiliki sistem penanganan tepat dan informasi yang cepat,” ungkapnya.

Kemudian, pihaknya meminta Lembur Madani segera membentuk Satuan Tugas tingkat RW. Tujuannya, melakukan pendataan jumlah lansia atau risiko tinggi penularan Covid-19, masyarakat yang bepergian ke luar kota atau berkunjung.

“Dengan adanya Satgas tingkat RW harus tangguh dan tanggap dalam penanganan Covid-19. Bisa melalui kegiatan perilaku hidup bersih dan sehat atau pencegahan melalui 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” katanya.

Tidak hanya itu, pihaknya meminta Lembur Madani bisa melaksanakan inovasi penanggulangan pada bidang iPakem, iPasbud maupun iPasling.

“Selain Covid-19 juga mereka harus bisa mencegah penyakit lain seperti BDB, TBC, dan lainnya. Agar meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” paparnya.

Ketua Lembur Madani RW 06 Kelurahan Sambongpari Kecamatan Mangkubumi, Akik Darultakik mengatakan kegiatan- penanganan Covid-19 sudah dilakukan. Namun yang menjadi kelemahan adalah kurang terdata dengan baik kegiatan dari Lembur Madani tersebut.

“Dengan monev ini, kita akan tingkatkan kembali keadmistrasian kegiatan Lembur Madani seperti ada notulensi, daftar hadir, dan dokumentasi. Sehingga bisa tertib administrasi dan menjadi contoh lembur Madani lainnya,” katanya.

Ketua Lembur Madani RW 06 Kelurahan Sukasari Bungursari, Suherman menjelaskan pihaknya sudah memberlakukan sistem wajib lapor bagi warga yang datang dari luar kota. Beberapa media informasi sudah terpasang seperti papan disiplin protokol kesehatan, pamflet PHBS serta imbauan di media sosial.

“Kami sudah melakukan pembentukan RW. Sehingga mendukung adanya sosialisasi dan pendampingan menggerakkan masyarakat dalam melawan pandemi Covid-19,” tandasnya. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.