Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3%

19.1%

7.2%

70.7%

Cegah Konflik Rebutan Air, Warga Sadapiangan Ciamis Bangun Irigasi

29
0
BANGUN IRIGASI. Irigasi sepanjang 300 meter dibangun di Desa Sadapaingan Kecamatan Panawangan guna menghindari konflik perebutan air untuk pesawahan.

CIAMIS – Saat musim kemarau berpotensi menimbulkan konflik perebutan air antar petani. Untuk mencegah hal itu, Forum Keserasian Sosial Desa Sadapiangan Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis mengelar sarasehan sosial (dialog tematik), Selasa (15/9).

Pertemuan yang melibatkan aparat desa, lembaga desa dan masyarakat itu sekaligus menjadi momen peletakan batu pertama pembangunan saluran irigasi. Pertemuan dilaksanakan di Aula Desa Sadapaingan.

Baca juga : 2 Mantan Kades Nagarajaya & Panjalu Ciamis Dipenjara, Ini Dugaan Korupsinya..

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Ciamis Nandang Nugraha S Sos didampingi Plt Kabid Balinsos Ace Hidayat SIP menjelaskan di saat musim kemarau air untuk pertanian sangat sulit didapatkan. Kalau pun ada menjadi rebutan.

Untuk mengantisipasi hal itu, maka dibentuk Forum Keserasian Sosial. Program tersebut mendukung program Kementerian Sosial RI melalui Dinsos Jabar dan Dinsos Kabupaten Ciamis.

“Kami ajak masyarakat saresehan sosial atau dialog tematik. Semua unsur pemerintah desa, tokoh dan semua elemen masyarakat lainnya guna menyamakan persepsi, gagasan untuk menciptakan kondusivitas,” paparnya.

Pihaknya juga menekankan agar masyarakat bergotong royong di semua pembangunan desa. Salah satunya pembangunan yang menopang ketersediaan air untuk pertanian yaitu membangun irigasi di Desa Sadapaingan.

“Kami bersyukur kegiatan kami disambut baik masyarakat, karena mereka senang adanya pembangunan irigasi di Desa Sadapaingan tersebut,” paparnya.

Kepala Desa Sadapaingan H Oyo berterima kasih atas kedatangan pihak Dinsos Ciamis dan Dinsos Provinsi Jawa Barat. Mereka pemahaman mengenai sarasehan sosial dan membangun irigasi untuk mengairi pesawahan masyarakat.

Di wilayahnya ada 8 hektare sawah tadah hujan dan 3 hektare diantaranya saat ini kekeringan. Namun saat ini dibangun irigasi sepanjang 300 meter dan lebar 30 cm. Itu bisa mengatasi sawah yang kekeringan.

“Jadi dengan lancarnya irigasi, masyarakat tidak lagi kesulitan air dan tidak terjadi juga konflik perebutan air, sehingga masyarkat aman dan tentram, perekonomian juga lebih meningkat ,” terangnya.

Baca juga : 2 Mantan Kades Nagarajaya & Panjalu Ciamis Terlibat Korupsi, Begini Kata Pengacaranya..

Ketua Forum Keserasian Sosial Desa Sadapaingan Kecamatan Panawangan Nanang Herdiana menjelaskan terbentuknya FKS di wilayahnya bisa menyamakan persepsi masyarakat tentang pembangunan dan gotong royong.

“Jadi kami akan terus membangun sinergitas antar masyarakat guna membangun kondusivitas di wilayah,” ujarnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.