Cegah Konflik Sosial, Gali Nilai-Nilai Kearifan Lokal

4
SARASEHAN. Perwakilan Dinsos Provinsi Jawa Barat Dalili memberikan materi pencegahan konflik sosial kepada peserta saresehan di halaman Posyandu Sakura I Kamis (27/9). (Anto Sugiarto / radartasikmalaya.com)

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

BANJAR – Forum Keserasian Sosial Giri Maju Desa menggelar Saresehan Keserasian Sosial dengan tema Dalam Harmoni Keberagaman untuk Mewujudkan Masyarakat Aman, Damai dan Sejahtera.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Posyandu Sakura I Pagerbatu Desa Batulawang Kecamatan Pataruman Kamis (27/9).

Ketua Forum Keserasian Sosial Giri Maju Amin mengatakan kegiatan tersebut dalam upaya pencegahan konflik sosial di masyarakat, menggali nilai-nilai kearifan lokal dan mengatasi masalah konflik di lingkungan dengan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Dengan kegiatan ini mudah-mudahan masyarakat bisa damai, serasi dan jauh dari konflik antar masyarakat,” ujarnya.

Dia mengakui sebelumnya sempat terjadi konflik sosial di salah satu desa. Konflik itu terjadi bertahun-tahun dan memberikan rasa was-was.

“Namun alhamdulillah dengan adanya kegiatan ini masalah tersebut bisa diselesaikan,” jelasnya.

Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Dalili mengatakan timbulnya konflik di masyarakat karena adanya perubahan budaya dan hilangnya nilai kearifan lokal.

“Seharusnya kearifan lokal itu memperkuat rasa kebersamaan masyarakat,” tandasnya.

Kabid Sosial DinsosP3A Kota Banjar Hani Supartini menyatakan konflik di Kota Banjar masih bisa diselesaikan dengan baik.

“Alhamdulillah di sini mah masih aman dan bisa dikomunikasikan dengan baik. Namun masyarakat juga harus tetap waspada dan jangan mudah terpancing jika terjadi konflik,” ungkapnya. (nto)

loading...