Cegah Pungli di Lapas Kota Banjar, Warga Binaan Gunakan Paspay

44
0

BANJAR – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Banjar Bawono Ika Sutomo menargetkan tidak ada lagi peredaran uang tunai di dalam lapas. Salah satu upayanya yakni dengan meluncurkan Paspay, kartu yang nantinya terisi saldo.

Kalapas menjelaskan upaya meniadakan peredaran uang di lapas guna menekan terjadinya praktik pungutan liar (pungli). “Ini upaya kita membangun zona integritas menuju WBK/WBBM di Lapas Klas IIB Banjar,” ujar dia kepada wartawan, Kamis (12/11) di Lapas.

Menurut dia, Lapas Banjar sudah bekerja sama dengan pihak ketiga membuat kartu Paspay. Dalam kartu tersebut nantinya terdapat saldo yang bisa diisi dan memiliki fungsi sama seperti kartu kredit atau debit untuk transaksi.

Baca juga : Kasus Covid-19 Klaster Pesantren di Kota Banjar Bertambah

Kartu tersebut, kata dia, berbeda dengan kartu pada umumnya. Kartu ini bisa dimanfaatkan pegawai lapas, warga binaan dan juga pengunjung. Namun kartunya dibedakan satu sama lainnya.

“Kartu untuk pegawai lapas warnanya biru, seperti yang saya pegang. Merah untuk warga binaan, dan hijau bagi pengunjung lapas,” tandasnya.

Dikatakan dia, dengan kartu Paspay banyak kemudahan yang didapatkan. Khususnya warga binaan, yang bisa langsung menerima kiriman dari keluarganya. Dan bisa mengetahui sisa saldo di dalam kartu Paspay. “Nantinya kartu Paspay dikelola oleh koperasi di lapas, koperasi ini yang bekerja sama dengan pihak ketiga,” jelasnya.

“Sekarang (Paspay) masih pembenahan dulu, kita siapkan dulu sarana dan prasarananya. Setelah beres semua baru kita luncurkan,” pungkasnya. (nto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.