Satu Angkot Terjebak Ketika Air Sungai Naik

Cek Dam Jangan Digunakan untuk Jalan Umum

283
0
Angkot jurusan Galunggung terjebak air yang meluap di cek dam Sungai Cikunir, Senin (11/3). (Radika Robi Ramdani/radartasikmalaya.com)

SUKARATU – Camat Sukaratu Roni AKS meminta warga tidak menggunakan cek dam Sungai Cikunir Desa Linggajati sebagai jalan umum. Apalagi ketik hujan, karena bisa mengancam keselamatan.

“Memang biasanya cek dam ini sering digunakan warga sebagai alternatif untuk menuju Jalan Ciawi-Singaparna atau sebaliknya ke Desa Linggajati,” ujarnya kepada Radar, Selasa (12/3).

Namun, kata dia, itu sangat membahayakan. Karena, air di Sungai Cikunir bisa tiba-tiba meluap dan menyeret apa pun yang berada di cek dam tersebut.

“Kami mengimbau jangan memaksakan apabila hujan dan air naik untuk melewati cek dam ini. Jangan sampai kejadian seperti angkot jurusan Galunggung terjebak di cek dam dan mengancam pengendaranya,” paparnya.

Terpisah, Kapolsek Sukaratu, AKP Junaedi mengatakan angkot yang terjebak di cek dam ini karena memaksakan melintas. Padahal, kondisi air sudah meluap. Namun, tiba-tiba di tengah cek dam mesin mobil mati.

“Ketika terjebak, sopir langsung keluar menyelamatkan diri dan membiarkan angkot di tengah cek dam,” terangnya saat dihubungi Radar, kemarin.

DILALUI. Pengendara sepeda motor melalui cek dam Sungai Cikunir di Desa Linggajati, Selasa (12/3). (Radika robi Ramdani/radartasikmalaya.com)

Setelah itu, pihak kepolisian melakukan evakuasi dengan menderek angkot dari tengah cek dam. Beruntung, dalam mobil itu tidak ada penumpang kecuali sopir. “Kami melarang jangan melewati jalan ini apabila hujan deras, karena air bisa tiba-tiba meluap,” paparnya.

Wahyudin (37), warga sekitar cek dam mengatakan, ketika hujan deras, air sungai pasti meluap. “Kemarin (Senin (12/3), Red), airnya cukup deras sekali, karena hujan besar. Angkot yang memaksa menerobos cek dam terjebak,” terangnya.

Terang dia, sopir angkot tidak dengan perhitungan ketika melewati cek dam yang airnya sudah meluap. “Beruntung, sopir angkot langsung menyelamatkan diri setelah mobilnya mogok,” terangnya.

Lanjut dia, ketika air sungai meluap, tidak ada kendaraan atau orang yang berani melintasi cek dam. Tapi, sopir angkot ini terlihat sangat nekad walaupun penuh risiko.

“Sebelumnya, pernah juga terjadi sepeda motor yang terbawa arus. Beruntung, pengendaranya berhasil menyelamatkan diri,” katanya.

Sarah (24), pengendara motor yang melintasi cek dam mengaku selalu berhati-hati apabila melewati jalan ini. “Saya lebih baik putar balik kalau kondisi air sedang meluap, karena takut terbawa arus,” pungkasnya. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.