Cekcok yang Berujung Maut

188
0
DIINTEROGASI. Bur (25), tersangka penyebab kematian Aan (27) diinterogasi Satreskrim Polres Tasikmalaya, kemarin. DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

MANGUNREJA – Bur (25), warga Kampung Cibatu Desa Sukaharja Kecamatan Sariwangi harus mendekam dipenjara gara-gara cekcok dan berkelahi dengan Aan (27) hingga berujung maut, Sabtu (8/6) lalu.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra SIK mengatakan perkelahian keduanya dipengaruhi minuman keras oplosan. Dalam perkelahian tersebut, Aan masuk dan tenggelam ke Saluran Irigasi Sungai Curug Luhur di Desa Jayaputra, Sariwangi. Aan ditemukan Sabtu (8/6) pukul 11.00 sudah tidak bernyawa oleh warga setempat.

Kata dia, awal kejadian perkelahian berujung maut terjadi Jumat (7/6) pukul 23.30 ketika Bur bersama temannya Soni Susanto membeli alkohol 70 persen sebanyak lima botol dan mencampurnya dengan minuman berenergi. Kemudian datang Aan yang juga ikut minum di rumah mertua pelaku di Kampung Cibatu Desa Sukaharja. Sabtu (8/6) pukul 01.30 ketiganya keluar rumah untuk mencari angin segar. Pada saat itu pelaku dan korban boncengan satu motor, sedangkan temannya Soni berbeda motor.

“Jadi cekcoknya terjadi saat keduanya berboncengan. Dari pengakuan pelaku dia tidak terima diberi kata-kata kasar oleh korban, karena tersangka terlalu kencang mengendarai motor korban,” paparnya.

Karena keduanya dalam pengaruh alkohol, lanjut dia, perkelahian pun tak bisa dihindari. Akhirnya keduanya berhenti di dekat saluran irigasi untuk berkelahi, pada saat ini korban jatuh dan tenggelam di saluran air yang cukup dalam itu. “Tersangka berhasil selamat karena saat mau tercebur ke irigasi tangannya masih bisa berpegangan ke tembok irigasi dan rumput. Soni yang datang memegang tangan pelaku dan akhirnya selamat,” jelasnya.

Penyebab sementara kematian korban, terang dia, karena tenggelam. Namun, untuk mendapatkan hasil yang akurat pihaknya melakukan autopsi terhadap jasadnya. “Hari ini kita baru melakukan autopsi, kita masih tunggu hasilnya yang belum keluar,” ungkap Dony.

Bur (25), tersangka perkelahian yang berujung tewas mengatakan semua yang terjadi diluar sadar, karena terpengaruh minuman keras oplosan. “Sebelum minum alkohol, saya cekcok dulu dengan istri di rumah. Kemudian lebih memilih keluar rumah bersama teman-teman untuk minum,” katanya.

Loading...

Setelah minum, tersangka mengajak Soni dan korban keluar rumah mencari angin segar. Dalam perjalanan, korban malah mengeluarkan kata-kata kasar hingga akhirnya berkelahi. “Saya tidak menyangka perkelahian ini bisa membuat Aan terjatuh hingga meninggal,” katanya.

Bur mengaku menyesal atas terjadinya perkelahian hingga menyebabkan temannya sendiri meninggal karena tenggelam. “Saya tidak memukul, hanya saat berkelahi korban menabrak badan saya lalu terguling ke irigasi hingga tenggelam. Beruntung saya sempat menyelamatkan diri memegang rumput dan tembok dan diangkat oleh Soni. Setelah kejadian itu saya pingsan dan sadar Sabtu (8/6) siang sampai diamankan oleh polisi,” kata dia.

Keseharian tersangka sebagai pekerja pabrik tempa di Bekasi. “Saya sangat menyesal sekali, karena saya harus meninggalkan istri dan anak saya yang masih berusia empat tahun,” pungkasnya.(dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.