KH Atam: Siap Mendukung Jika Saya Tidak Mencalonkan

Cep Zamzam Gencarkan Sowan

358
0
SOWAN. Bakal calon bupati Tasikmalaya Cep Zamzam Dzulfikar Nur sowan kepada tokoh NU KH Atam dan KH Busyrol Makarim di Kantor PCNU Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (3/1). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA
SOWAN. Bakal calon bupati Tasikmalaya Cep Zamzam Dzulfikar Nur sowan kepada tokoh NU KH Atam dan KH Busyrol Makarim di Kantor PCNU Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (3/1). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Jelang penyerahan berkas persyaratan dukungan perseorangan ke KPU Kabupaten Tasikmalaya, Cep Zamzam Dzulfikar Nur mulai menggencarkan sowan dan silaturahmi ke tokoh Nahdlatul Ulama di kantor PCNU Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (3/1).

Dalam menggencarkan sowannya, Cep Zamzam didampingi penasehatnya Dr H Tatang Farhanul Hakim untuk bertemu dengan Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam MPd dan Pimpinan Pondok Pesantren Haur Kuning Salopa KH Busyrol Makarim.

“Saya memandang bahwa beliau menerima secara terbuka baik atas nama pribadi maupun atas nama organisasi, artinya sudah welcome atau terbuka secara organisasi NU,” ujar Tatang kepada Radar, Jumat (3/1).

Kata Tatang, para sesepuh dan tokoh NU ini memberikan saran dan masukan kepada Cep Zamzam untuk terus bersosialisasi, penguatan basis dan membangun komunikasi politik. Termasuk dengan para tokoh lain, konsolidasi pembentukan tim pemenangan daerah.

“Sebagai wujud dukungan, jadi walau bagaimana pun NU selain berperan sebagai ormas Islam juga kental dengan politisi. Banyak politisi-politisi NU yang berkecimpung di partai politik,” kata Tatang.

Tatang berharap dari hasil pertemuan silaturahmi ini, bisa kelembagaan secara organisasi bahwa warga NU yang sedang berpolitik di parpol memberikan motivasi yang sama.

“Mendorong kalau CEKAS nanti jadi bupati, paling tidak NU menjadi bagian dari kekuatan basisnya, sekaligus juga bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya.

Bahkan, tambah dia, NU juga memberikan kriteria calon bupati/wakil bupati Tasikmalaya yaitu iman, artinya yang berhubungan dengan ideologi ahlusunnah wal jamaah, Islam ketaatan dalam beragama dan ihsan perilaku akhlaknya baik.

Cep Zamzam Dzulfikar Nur mengaku jelang penyerahan persyaratan dukungan dan pendaftaran ke KPU, dirinya sengaja bersilaturahmi dan bertemu tokoh NU.

“Ya saya bertemu dengan Pimpinan Ponpes Haur Kuning KH Busyrol Makarim dan Ketua PCNU KH Atam Rustam, termasuk Ketua GP Ansor Asep Muslim di Kantor PCNU Kabupaten Tasik,” ujarnya.

Zamzam mengaku pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi menjelang tahapan Pilkada 2020. KH Atam dianggap Zamzam sebagai tokoh sepuh NU, ulama dan gurunya. “Saya anggap beliau (KH Atam, Red) guru sekaligus orang tua,” tutur dia.

Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam MPd mengakui ditemui oleh bakal calon bupati Tasikmalaya Cep Zamzam dalam rangka silaturahmi dan meminta dukungan.

“Serta meminta doa kepada para tokoh NU dan menyampaikan bahwa dirinya bersama wakilnya akan tetap maju lewat jalur perseorangan dan sudah mengumpulkan syarat dukungan,” ujarnya.

KH Atam juga menyampaikan dukungannya kepada Cep Zamzam untuk tetap istikamah mencalonkan diri lewat jalur perseorangan di Pilkada 2020.

“Insyaallah saya mendukung, kalau saya tidak mencalonkan dan mudah-mudahan kriteria pemimpin yang beriman, Islam dan ihsan yang mampu memperjuangkan pesantren,” jelas dia. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.