Beranda Edukasi Cetak Generasi Teladan, Padukan Kurikulum

Cetak Generasi Teladan, Padukan Kurikulum

107
BERBAGI
TALKSHOW. Ketua Bidang Garapan Pendidikan Persis Kota Tasikmalaya Mastur MPd dan pendidik di pesantren Persis Iqbal Amar Muzaqi MPd saat mengisi Bincang Radar Senin (16/4).

TASIK – Memadukan kurikulum pendidikan agama dan umum menjadi salah satu ciri khas dari lembaga pendidikan di Persatuan Islam (Persis). Hal itu diutarakan Ketua Bidang Garapan Pendidikan Persis Kota Tasikmalaya Mastur MPd.

“Konsep pendidikan Persis sesuai dengan misinya yakni mencetak manusia yang seutuhnya, dimana para generasi muda ini tidak hanya mahir dari segi kognitif saja namun juga yang paling penting bagaimana pendidikan itu bisa menjadikan ia pemimpin atau khalifah di muka bumi. Pemimpin bukan hanya sebagai pejabat namun juga pemimpin bagi dirinya, masyarakat bangsa dan negara,” terang Mastur saat menjadi pembicara dalam Bincang Radar di Studio Radar TV Senin (16/4).

Dengan konsep mencetak manusia seutuhnya, maka dalam pembelajarannya lebih banyak muatan agama. “Jadi pendidikan kami ada ciri khas yang tidak kita tinggalkan. Kalau dulu ada sekolah pendidkan guru, di Persis pendidikan guru itu diberikan. Santri kami diberikan pendidikan tentang cara mendidik anak, cara membuat RPP, bagaimana metode mendidik yang baik,” ujarnya.

“Harapan kami dengan konsep pendidikan Persis dan izzah Persis ini bisa menampilkan sosok lulusan yang punya keteladanan berakhlak karimah, kemampuan yang mumpuni, menjadi khalifah dengan bekal ilmu kepemimpinan yang kami berikan,” tambahnya.

Pendidik di Pesantren Persis Bantar Gedang Iqbal Amar Muzaqi MPd menambahkan orientasi pendidikan Persis adalah mencetak kader yang faham terhadap agama. Konsep yang dicanangkan bukan hanya sebatas mengajar dan tarbiyah tapi juga memberikan contoh. “Corak khasnya bagaimana mencetak santri sebagai orator dan ahli debat orientasinya,” terang Iqbal.

Selain itu, dalam proses pembelajaran pesantren juga menerapkan program praktik mengajar. Program ini untuk mengaplikasikan ilmu yang sudah disampaikan guru. “Harapannya generasi kami bisa memberikan kontribusi besar terhadap kemajauan pendidikan, bangsa dan negara,” tutur Iqbal. (ais)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.