Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Melantik 774 Wisudawan

Cetak Tenaga Medis Profesional

15
0
MELANTIK. Direktur Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Hj Ani Radiati SPd MKes melantik wisudawan di Graha Asia Tasikmalaya Selasa (10/9). Fatkhur Rizqi / Radar Tasikmalaya

TASIK – Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Tasikmalaya melantik 774 wisudawan-wisudawati dalam acara Wisuda Program Diploma III dan Sarjana Terapan 2019 di Graha Asia Plaza Asia Tasikmalaya Selasa (10/9). Dalam acara tersebut dilakukan sesi angkat sumpah calon tenaga kesehatan.

Direktur Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Hj Ani Radiati SPd MKes mengatakan pihaknya bangga karena Poltekkes meluluskan calon tenaga kesehatan yang kompeten dan beretika. Ia berharap, lulusannya bisa menerapkan pelayanan bersifat kaloborasi antarprofesi atau interprofessional collaboration (IPC). Pelayanan kolaborasi ini telah terbukti efektif dalam menjawab permasalahan kesehatan masyarakat.

“Makanya, di Poltekkes mahasiswa sudah belajar menjadi tenaga kesehatan yang selalu koordinasi dengan berbagai profesi mulai dari perawat, kebidanan, gizi, farmasi, rekam medis, terapi gigi dan lain-lain. Tenaga kesehatan profesional itu tidak mungkin bekerja sendiri,” katanya.

Ia menjelaskan, pendidikan di Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya sejalan dengan tujuan pembangunan nasional khususnya di bidang kesehatan. Sehingga, pola pengembangan pendidikan saat ini mengacu standar kompetensi dan standar pelayanan kesehatan.

Lanjutnya, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya sebagai institusi penyelenggara pendidikan tenaga kesehatan mempunyai tugas melaksanakan pendidikan vokasi dalam bidang kesehatan terutama jenjang diploma 3, sarjana terapan, pendidikan profesi dan magister sains terapan. Ani meminta, para wisuda mampu berpedoman dalam penyelenggaraan Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga.

Kepala Seksi Sumber Daya Manusia Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Rin Dwi Septarina SKM MKes mendorong lulusan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya mampu mencari pengalaman baru sebagai tenaga kesehatan. Berbekal keahlian dan kompetensi yang dimiliki semoga mampu berkiprah dan berkarya dalam membangun bangsa.

“Bekerja sebagai tenaga kesehatan merupakan tugas yang mulia, tetapi bukan pekerjaan yang mudah. Karena sensitif berhubungan dengan keselamatan nyawa pasien,” katanya.

Pemerintah punya tugas bersama dengan lembaga pendidikan dan stakeholder untuk mencetak tenaga kesehatan kompetensi tinggi dan berdaya saing. Setelah wisuda, sambungnya, lulusan mesti mempersiapkan surat tanda registrasi kesehatan dan surat izin praktik kesehatan. “Lulusan memiliki tanggung jawab yang besar untuk berkarya lebih baik lagi dan menjadi tenaga kesehatan profesional,” ujarnya.

Perwakilan wisudawan Anggi Gilang H Erdian AMd.Kep mengajak rekan lulusan lainnya untuk menjadi tenaga kesehatan yang profesional dan berkualitas. “Marilah luruskan niat, harus bangga apa yang telah didapatkan sekarang, karena profesi tenaga kesehatan adalah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Mereka butuh bantuan kita,” katanya. (mg1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.