Chelsea Menang, Arsenal Tumbang

93
0
Callum Hudson-Odoi

LORIENT – Nasib berbeda dialami dua tim asal London. Pada leg pertama babak 16 besar Europa League, Jumat (8/3) dini hari. Arsenal yang bertandang ke markas Rennes di Steda de la Route de Lorient, menyerah 1-3. Sedangkan Chelsea yang menjamu Dynamo Kiev di Stamford Bridge, berpesta pora setelah menang 3-0.

Duel antara Rennes melawan Arsenal berlangsung terbuka. Arsenal sejatinya sempat unggul lebih dahulu melalui Alex Iwobi di awal babak pertama. Namun Rennes bisa membalas melaui Benjamin Bourigeaud, bunuh diri Nacho Monreal dan Ismaila Sarr.

Rennes mampu tampil lebih dominan dan lebih agresif. Apalagi Arsenal harus bermain dengan 10 pemain lantaran Sokratis Papastathopoulos dikartu merah jelang berakhirnya laga babak pertama. Rennes akhirnya sukses mengejar ketertinggalan dan mereka berhasil menang dengan skor 3-1.

Dengan hasil ini. Penjaga gawang Arsenal, Petr Cech mengaku peluang timnya belum tertutup 100 persen. Arsenal, menurutnya, belum menyerah untuk lolos ke babak perempat final Europa League musim ini. Cech menegaskan bahwa timnya bisa membalikkan keadaan di leg kedua minggu depan.

“Peluang kami belum tertutup. Kami akan membalasnya di London. Tentu saja kami bisa melakukan itu,” buka Cech di situs resmi Arsenal.

Berbeda dengan Arsenal, di Stamford Bridge, Chelsea menunjukkan kapa­sitasnya sebagai salah satu calon juara setelah memukul Dynamo Kiev 3-0. The Blues yang menang tiga gol tanpa balas, bisa dibilang bukan lawan seimbang alias beda kelas, bagi Dynamo Kyiv.

Skuat asuhan Mauricio Sarri itu hanya butuh 17 menit, untuk mencetak gol pembuka mereka. Pedro yang merangsek dari sisi kanan pertahanan Kyiv, sukses mencetak gol hasil kerja samanya dengan Olivier Giroud dari dalam kotak penalti.

Pedro kembali berpeluang mencetak gol keduanya, jika saja tendangannya di depan mulut gawang, tidak tepat mengarah ke pelukan Denys Boyko, yang malam itu tercatat melakukan delapan kali penyelamatan.

Tim tamu yang bermain jauh lebih menyerang itu, tercatat melancarkan 12 serangan, 8 di antaranya mengarah ke gawang, kembali mencetak golnya, kali ini lewat pemain Brazil, Willian dari posisi tendangan bebas.

Willian yang dipercaya mengeksekusi bola mati di menit k3-64 itu, sukses melesakkan bola tinggi terukur ke arah sisi kanan atas gawang Boyko, yang hanya bisa terdiam melihat gawangnya robek untuk kali kedua.

Di akhir babak kedua, tepatnya menit ke-89, Chelsea mencetak gol pamungkas laga itu lewat kerja sama apik Pedro dengan Callum Hudson-Odoi yang bergerak nyaris tanpa kawalan di kotak terlarang Kyiv.

Pedro yang kali ini bertindak sebagai pengumpan, dengan mudahnya menempatkan bola manis bagi Odoi, untuk mengeksekusi gol ketiga Chelsea laga malam itu.

Tim asal Inggris yang menguasai lebih dari 61 persen ball possession laga itu, akan melawat ke Stadion NSC Olimpiyskiy pada pertengahan Maret Ini, untuk melakoni laga kedua.

The Blues diperkirakan tidak akan menemukan kesulitan berarti, untuk menembus babak berikutnya. Hasil imbang 0-0 sudah cukup bagi Chelsea untuk melaju ke babak perempat final. (ruf/fin/wsa)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.