Ciamis Bahas Inovasi Parkir PerTahun, Juru Parkir Akan Dapat Gaji, Keluarganya Juga Dapat Asuransi

162
0
MENYAMAKAN PERSEPSI. DPRD Kabupaten Ciamis melaksanakan dengar pendapat dengan dinas-dinas perwakilan Pemkab Ciamis, elemen masyarakat, organda, PPDI, Apdesi, KNPI, camat dan lainnya. Mereka membahas rencana penerapan parkir berlangganan. Rapat dilaksanakan di Geduang DPRD Ciamis Senin (27/1). IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

CIAMIS – Ciamis terus bergerak memantapkan rencana penerapan parkir berlangganan tahunan. Mereka saat ini masih melakukan pembahasan untuk pembuatan peraturan daerah tentang parkir berlangganan tersebut.

Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Ciamis, Senin (27/1) melaksanakan dengar pendapat dengan Dinas Perhubungan, Dinas Keuangan, kecamatan, organda, KNPI, PPDI, Apdesi, elemen masyarakat dan unsur pemerintah lainnya. Mereka menyamakan pemahaman soal rencana penerapan parkir berlangganan per tahun tersebut.

Baca juga : 10 Toko Modern di Ciamis Belum Berizin

“Intinya hearing menerima masukan mengenai Raperda Retribusi Parkir di Tepi Jalan Umum,“ ujar Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Ciamis H Oih Burhanudin Senin (27/1).

Menurut Oih, ada dua pola sistem parkir berlangganan yang mereka kaji. Pertama sistem flat (disamakan semuanya) dan kedua sistem berdasarkan zonasi.

Sistem klasifikasi zonasi, kata Oih, daerah pinggiran dan daerah kota, tarif parkirnya berbeda. “Ini yang sedang dibahas yang mana memungkinkan,” ujar politisi senior PDIP ini.

Pemilik kendaraan bernomor polisi Ciamis, kata dia, harus membayar parkir sekali dalam setahun.

Loading...

“Jadi ketika kita sudah kerja sama dengan Samsat, nanti pembayaran pajak STNK ini sekalian bayar parkir untuk satu tahun,” terangnya.

Pembahasan sementara, perkiraan tarif parkir untuk sepeda motor per tahun yaitu Rp 20.000 dan mobil Rp 40.000 per tahun. Usulan tersebut masih berbentuk draf dan belum diputuskan.

“Kalau di Jawa Timur kan ada yang Rp 30.000 dan sebagainya. Di Ciamis Rp 20.000 ancer-ancernya untuk mobilnya Rp 40.000. Kalau kendaraan roda enam lebih bisa Rp 60 ribu per tahun,” bebernya.

Baca juga : PWI Ciamis Santuni Nenek Tuna Netra yang Rumahnya Sempit dan Nyaris Ambruk

Bagaimana dengan nasib petugas atau juru parkir? Saat ini jumlah juru parkir di bawah Dinas Perhubungan Ciamis sekitar 270 orang. Mereka akan menjalani pembinaan oleh Dinas Perhubungan.

“Kalau raperda ini disahkan jadi perda, maka juru parkir akan mendapat gaji bulanan bisa UMR(upah minimum regional, Red). Kemudian juga kesehatannya, BPJS ditanggung, keluarganya juga dapat BPJS juga ditanggung juga,” tuturnya.

Parkir berlangganan, analisis Oih, akan meringankan beban ,keuangan masyarkat, karena kalau membayar parkir per sekali parkir, maka bisa lebih Rp 20.000 per hari. “Kalau ini mah bebas selama satu tahun hanya Rp 20.000,” terangnya.

Parkir berlangganan diperkirakan bisa menciptakan ketertiban umum dan memaksimalkan pelayanan pemerintah daerah kepada para pengguna parkir.

“Kalau parkir berlangganan juga tingkat kebocorannya sangatlah minim, karena sudah dibayar setahun langsung. Beda yang manual dapatnya berapa setornya berapa, karena tidak tahu. Nah itu tingkat kebocorannya,” bebernya.

“Secara prinsip dalam rapat ini tidak pro kontra, karena bagaimana menciptakan ketertiban dan kenyamanan parkir kendaraan,” tambah mantan wakil Bupati Ciamis ini. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.