Ciamis Level 3 Zona Kuning Covid-19

384
0

CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar evaluasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat Kabupaten Ciamis.

Evaluasi PSBB tersebut dilaksanakan Selasa (19/5) siang melalui zoom cloud meeting di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis.

Baca juga : Shalat Ied di Masjid Agung Ciamis Ditiadakan, Bupati Sarankan di Masjid Desa

Hadir dalam kesempatan itu Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya MM, Forkopimda, SKPD, camat, kepala desa dan kelurahan se-Kabupaten Ciamis.

Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya menjelaskan PSBB tahap pertama sudah berjalan selama dua pekan di 27 kecamatan di Kabupaten Ciamis. PSBB tahap pertama berakhir Selasa 19 Mei 2020.

Hasil evaluasi PSBB, Pemerintah Kabupaten Ciamis akan melanjutkannya dengan penerapan PSBB secara parsial. PSBB parsial akan diterapkan di Kecamatan Ciamis, Banjarsari, Pamarican, Panawangan, Panumbangan, Rancah dan Kawali.

Hal tersebut dilakukan dari hasil pertimbangan bersama Forkopimda dan evaluasi dengan Gubernur Jawa Barat melalui video conference pada Sabtu 17 Mei 2020.

“Kita ketahui bahwa Kabupaten Ciamis berada di level 3 (zona kuning) dan direkomendasikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Barat untuk diberlakukan PSBB Parsial pada Sabtu 17 Mei 2020,” jelasnya.

Bagi kecamatan yang ditetapkan melaksanakan PSBB parsial, Bupati, mengimbau elemen masyarakat menyukseskan PSBB secara parsial, termasuk RT/RW dan kecamatan yang desanya tidak dijadikan lokasi PSBB tetap menjaga protokol kesehatan, physical distancing, pola hidup bersih dan sehat serta tetap menggunakan masker.

“Beberapa hal itu harus menjadi prioritas mengedepankan protokol corona,” paparnya.

Di samping penanganan kesehatan, Pemkab Ciamis juga fokus menangani perekonomian. Pemkab Ciamis juga telah menganggarkan Rp 23 miliar untuk Jaringan Pengaman Sosial (JPS) dan Rp 5 miliar untuk Jaringan Pengaman Ekonomi (JPG).

“Kita sedang melaksanakan validasi data agar tidak tumpang tindih penerimaannya dikhususkan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 yang tidak kedapatan dari Pempus (pemerintah pusat) dan Pemprov,” paparnya.

Baca juga : Pemkab Ciamis Usulkan PSBB Lanjutan di Wilayah Zona Merah

Anggota Petugas Posko PSBB Kecamatan Banjarsari Deni Permana menjelaskan bahwa di wilayahnya berdasarkan informasi dari Bupati bahwa PSBB akan diperpanjang, karena memang daerahnya termasuk zona merah.

Sekarang dilakukan pengetatan. “Intinya kami memperketat PSBB untuk di Kecamatan Banjarsari,” tuntasnya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.