Ciamis Selatan Mulai Pulih, Korban Banjir Dikirim Nasi Kotak

44
0
DISTRIBUSIKAN. Tagana dan Pramuka distribusikan nasi ke semua desa di Kecamatan Banjaranyar dan Banjarsari yang terdampak banjir. Jalan di Ciamis Selatan mulai dilalui kendaraan, Kamis (29/10). ISTIMEWA
Loading...

CIAMIS – Kondisi Kecamatan Banjaranyar dan Banjarsari usai direndam banjir dua hari lalu, kini kondisinya mulai pulih. Aktivitas masyarakat pun kembali berjalan seperti biasa, Kamis (29/10).

Anggota Tagana Kabupaten Ciamis Uju Suparman mengatakan, sekarang situasi kembali pulih secara bertahap. Kondisi air mulai surut dan jalan-jalan yang tertimpa pohon telah berhasil dievakuasi dengan cara gotong royong dan bisa dilalui kendaraan lagi.

“Namun, meski sudah surut tapi kami tingkatkan kewaspadaan saja, karena adanya hujan lagi. Namun, untuk saat ini terus dipantau karena ditakutkan air naik lagi,” ujarnya kepada Radar, Kamis (29/10) siang.

Uju menambahkan,  mengenai pengungsi sekarang sudah tidak ada. Semuanya kembali ke rumah masing-masing, tapi mengenai kebutuhan makan masih tetap dibantu. Mengingat mereka belum bisa memasak, karena kondisinya belum pulih sepenuhnya dan masih tahap membersihkan.

“Mereka baru bisa beres-beres rumahnya masing-masing, makanya dapur umum menyediakan makanan kepada masyarakat dengan membungkus nasi sebanyak 700 dan dikirim ke rumah-rumah yang terdampak banjir,” katanya, menjelaskan.

Sekretaris Camat Banjarayar Asep Sulaeman membenarkan, bahwa akses jalan kabupaten dan desa yang semuanya lima titik sebelumnya tertimbun longsoran kini telah pulih lagi. Dengan dilakukannya gotong  royong, sehingga semua bisa kembali dilalui semua kendaraan.

“Memang masih banyak lumpur, tapi akses setidaknya lancar dan semua perekonomian telah pulih lagi.

Loading...

Baca juga : Rumah Warga Saguling Ciamis Hancur Disambar Petir

Upaya kami saat ini mengingatkan semua desa agar tetap menyosialisasikan kepada masyarakat yang dekat dengan bantaran sungai, agar melakukan kewaspadaan, mengingat Ciamis selatan saat ini menjadi rawan banjir,” paparnya.

Menurutnya, lokasi ini memang sudah diketahu rawan banjir jika hujan terjadi dengan intensitas tinggi dan lama, karena luapan sungai yang menuju ke laut.

Sehingga kalau di Ciamis Selatan tidak hujan, tapi di daerah lain hujan tetap kena imbas dari luapan air sungai.

“Makanya upaya kami hanya bisa mengingatkan masyarakat, kalau banjir segera menyelamatkan diri ke lokasi dataran tinggi dan aman,” tuntasnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.