Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.3%

7.1%

70.5%

Ciamis Siap Gelar KBM Tatap Muka, Semua Guru Ikut Swab Test Masal

633
0

CIAMIS – Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra mengikuti pelaksanaan Sosialisasi Kebijakan Penyelenggaraan Pendidikan pada masa AKB secara virtual di Aula Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Rabu (12/8).

Sosialisasi tersebut dihadiri Dinas Pendidikan Ciamis, Dewan Pendidikan Ciamis, kepala sekolah dari PAUD, SD, SMP, KBM dan PNF se-Kabupaten Ciamis.

Baca juga : BK DPRD Ciamis : SY Sudah Divonis PAW, Sayang Jika Anak Dipolisikan

Kata Yana, AKB sekolah di zona hijau dan kuning diperbolehkan melaksanakan KPM tatap muka.

Sekolah bisa melaksanakan KBM tatap muka atas rekomendasi pemerintah dan penilaian Gugus Tugas Covid-19 terkait kesiapan sekolah menerapkan protokol kesehatan dalam proses pembelajaran.

Ciamis saat ini masih di zona kuning, tapi secara nasional telah diberikan lampu hijau untuk melaksanakan tatap muka dalam pembelajaran.

Kata dia, dasarnya adalah Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 01/KB/2020 Nomor 516 Tahun 2020 Nomor HK.03.01/Menkes/363/2020 Nomor 440-882 Tahun 2020 tentang Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Kami Pemerintah Ciamis akan perbolehkan KBM, asalkan penerapan pencegahan Covid-19 betul-betul dilaksanakan di setiap sekolah. Karena keselamatan peserta didik dan tenaga pendidikan merupakan paling utama,” ujarnya.

Kemudian, kata dia, sebelum pelaksanaan KBM tatap muka, sekolah harus memiliki sarana untuk menerapkan protkol kesehatan, seperti menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer dan jaga jarak saat pembelajaran.

Termasuk mewajibkan semua siswa memakai masker untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Lanjut dia, guru dan siswa wajib menjaga jarak minimal 1,5 meter dalam setiap aktivitasnya. Serta upayakan peserta didik diantar jemput apabila jaraknya jauh.

Kemudian harus dibangun kesepakatan antara sekolah, komite dan orang tua tentang kesiapan melaksanakan KBM tatap muka harus diutamakan.

“Kami tidak ingin sekolah menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 setelah mal, pasar, gedung kantor pun menjadi klaster baru di Jawa Barat. Makanya semua harus patuh menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya.

Lanjut dia, sebelum melaksanakan KBM tatap muka, semua guru akan dilakukan swab di RSUD Ciamis. Sehingga bisa dipastikan keamanan dan bebas terpapar dari Covid-19.

“Hal ini kami lakukan untuk tidak ada permasalahan dalam pelaksanaan pembelajaran nantinya,” paparnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis H Tatang menambahkan,

pelaksanaan tatap muka terbatas bisa dilaksanakan jika kebijakan telah diinstruksikan bupati sesuai dengan keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dibuka kembalinya KBM tatap muka tidak serta merta, melainkan dengan proses dan berbagai tahapan yang sudah dilalui.

Kemudian, lanjut dia, sekolah yang telah siap melaksanakan KBM tatap muka terbatas harus mendaftarkan dulu ke Dinas Pendidikan Ciamis.

Baca juga : 143 Pilkades Ciamis Diundur, Komisi A DPRD Minta DPR-RI Panggil Mendagri

Selanjutnya, akan dilakukan penilaian oleh Gugus Tugas Covid-19 terkait kelayakan sekolah untuk melakukan KBM tatap muka yang dinilai dari kesiapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan pembelajaran.

“Bagi yang memenuhi kriteria dari Gugus Tugas Covid-19 maka akan diberi izin pelaksanaan tatap muka. Jangan dianggap normal, namun adaptasi kebiasaan baru. Walaupun diperbolehkan tatap muka tidak serta merta bebas dari pandemi, tetap kita harus mengikuti aturan protokol kesehatan yang benar-benar ketat,” tuntasnya. (rls/isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.