Ciloseh Indihiang Kota Tasik Meluap, Dua Rumah Ambruk

37

INDIHIANG – Hujan yang mengguyur Kota Tasikmalaya sejak Selasa (27/11) malam, membuat debit air Sungai Ciloseh meluap pada Rabu (28/11) sekitar pukul 05.00. Akibatnya dua rumah di bantaran sungai tepatnya di Kampung Bobojong RT 01 RW 09 Kelurahan Panyingkiran Kecamatan Indihiang rusak tergerus longsor.

Dua rumah rusak itu yakni milik pasangan suami istri (pasutri) Udin (67) dan Mimin (50) serta pasutri Daris Sukandar (47) dan Epi Rohayati (42). Kondisi rumah Udin rata dengan tanah. Sedangkan rumah Daris ambruk di bagian belakangnya.

Saat kejadian, Udin dan istrinya sedang tidak berada di rumahnya yang berukuran 3×4 meter persegi itu. Mereka berada di tempat tinggal anaknya yang berada di depan rumahnya yang ambruk.

Udin mendengar gemuruh lalu keluar mencari sumber suara. Dalam waktu yang begitu cepat, dia melihat rumahnya bergerak sekitar 1,5 meter dari bibir sungai hingga ambruk. “Kemungkinan tidak kuat tembok penahan bibir sungainya. Karena cuaca hujan deras dan lama,” tuturnya.

Rumah Udin tidak ditempati lantaran sedang dalam tahap perbaikan yang didanai pemerintah. “Memang sudah hampir sebulan tidak tidur di sana, sebab saat ini sedang mau memasang keramik,” ungkap Udin kepada wartawan.

Korban lainnya, Epi bersyukur masih selamat dari ancaman maut tersebut. Longsor itu hanya menggerus bagian dapur rumahnya yang hanya berjarak sekitar 3 meter dari rumah Udin. “Alhamdulillah, saat mendengar Bapak (Udin) berteriak di luar, suami (Daris) langsung membangunkan anak-anak yang masih tidur. Riska (20), Adam Darisman (17) dan Munanda (3) masih terlelap bisa segera dibawa keluar,” paparnya.

Saat berlari keluar rumah, Epi melihat rumah orang tuanya, Udin yang dalam proses renovasi sudah hancur. Terbawa derasnya arus sungai. “Jadi pas kami keluar itu bagian dapur kami terseret, nyaris saja,” jelas Epi.

Untuk sementara waktu, Epi dan keluarga mengungsi di rumah saudaranya. Kedua korban longsor berharap segera ada bantuan dari pemerintah untuk penanganan permanen kondisi tersebut. “Sejauh ini sudah ada bantuan dari Polres dan BPBD. Berupa sembako serta kebutuhan sehari-hari. Pihak kelurahan juga katanya sudah rapat,” ujar dia. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.