Beranda Bnn Ciptakan Budaya Sehat dengan P4GN pada Siswa Muhammadiyah Kawali

Ciptakan Budaya Sehat dengan P4GN pada Siswa Muhammadiyah Kawali

86
0
BERBAGI

CIAMIS – Tren Media Promosindo menggelar penyuluhan tentang bahaya narkoba, di SMK Muhammadiyah Kawali Kabupaten Ciamis, Senin 16 April 2018.

Dalam kegiatan ini, mengundang narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis, untuk memberikan Penyuluhan kepada siswa-siswi SMK Muhammadiyah tentang bahaya narkoba.

Sebanyak 100 peserta perwakilan dari Siswa-Siswi Kelas X dan Kelas XI SMK Muhammadiyah Kawali turut hadir pada kegiatan penyuluhan ini.

Menurut Leki Krisandi, panitia Trend Media Promosindo menjelaskan, maksud dan tujuan kegiatan ini digelar yaitu untuk memberikan pengetahuan dan menyadarkan kepada para pelajar tentang bahaya narkoba jika disalahgunakan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Kawali Kurniawan SH MM mengapresiasi kegiatan tersebut. Tujuannya, memberikan pemahaman bagi siswa-siswinya tentang bahaya narkoba sehingga tidak mudah terpengaruh dan tidak mudah tergiur dengan bujuk rayu narkoba dalam bentuk apapun.

Lebih jauh Kurniawan menjelaskan, sejak sekolahnya berdiri tahun 2007 hingga sekarang, siswa-siswi SMK Muhammadiyah Kawali belum ada yang terpapar masalah narkoba.

“Mudah-mudahan dengan di gelar kegiatan penyuluhan ini mampu menciptakan lingkungan sekolah yang terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” harapnya.

Kedepan, kata Krisandi, kegiatan serupa akan dilaksanakan sesuai program yang telah disusun, yang pelaksanaannya bisa dalam masa orientasi siswa baru dengan menggundang beberapa instansi terkait untuk menjadi pematerinya dari BNN.

Ia pun menghimbau kepada anak didiknya untuk bisa mengetahui, memahami bahaya narkoba apabila disalahgunakan dan mampu mengendalikan diri supaya tidak terjerumus kedalam narkoba.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kabupaten Ciamis Deny Setiawan S Sos, MM, mengapresiasi pihak Trend Media Promosindo dan pihak SMK Muhammadiyah Kawali yang telah menyelenggarakan salah satu upaya memberikan informasi dan pengetahuan kepada pelajar tentang bahaya narkoba.

Deny dalam paparannya berjudul “Bahaya Penyalahgunaan Narkoba”, menjelaskan apa itu narkoba, jenis-jenis narkoba, bahayanya bagi kesehatan serta sanksi hukumnya.

Diharapkan, para peserta dapat memiliki sikap terampil, mampu menolak baik menyalahgunakan maupun mengedarkan narkoba.

Mengingat ancaman pidana bagi pelaku kejahatan narkoba sangat berat, namun bagi mereka para korban  penyalahguna atau pecandu narkoba berlaku humanis.

Hal ini sejalan dengan amanat Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 54, bahwa Pecandu Narkotika dan korban penyalahgunaan Narkotika  wajib menjalani rehabilitasi.

“Peran serta semua pihak sangat dibutuhkan untuk menanggulangi bahaya penyalahgunaan narkoba ini, karena tidak hanya bisa di tangani oleh aparat penegak hukum dan BNN saja,” katanya.

Deny mengajak semua pihak, termasuk para pelajar yang hadir untuk berperan aktif dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sesuai dengan kemampuannya. (rls)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here