Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Ciptakan Santri Sehat dan Kuat

51
0
GEMBIRA. Santri Ponpes Sabilil Muttaqien mengikuti senam sehat pada Gebyar Germas di Aula Ponpes Sabilil Muttaqien Kecamatan Kalipucang Pangandaran Rabu (9/10).

PANGANDARAN – Sebanyak 150 santri Pondok Pesantren (ponpes) Sabilil Muttaqien Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran mengikuti Gebyar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Santri Milenial 2019.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Achmad Marzuki mengatakan ponpes memiliki peranan strategis dalam mengajak umat berprilaku hidup sehat.

”Banyak peluang bagi warga ponpes untuk mendorong Germas ini. Peningkatan derajat kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab semuanya,” ujarnya kepada Radar, Rabu (9/10).

Selain itu, edukasi dan penerapan hidup sehat perlu dilakukan di ponpes, terlebih ponpes sebagai tempat belajar, tempat tinggal dan tempat berinteraksi santri secara bersama-sama di bawah bimbingan guru atau kiai.

Berdasarkan kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran berupaya menyebarluaskan pesan-pesan kesehatan dan menanamkan hal-hal positif tentang hidup sehat melalui program Germas.

Lanjut dia, kegiatan Germas di ponpes ini merupakan rangkaian dari deklarasi Pos Kesehatan Pondok Pesantren yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dalam Germas, sambungnya, ada 7 pilar yang harus diterapkan yakni melakukan aktivitas fisik atau berolahraga, makan buah dan sayur, cek kesehatan rutin di kala sakit ataupun sehat, tidak mengonsumsi alkohol, tidak merokok, menjaga lingkungan dan menggunakan jamban yang sehat.

“Pada kegiatan ini santri diajak langsung untuk mempraktikkan hidup sehat seperti senam, cek kesehatan serta makan buah,” katanya.

Harapannya santri milenial ini bisa menerapkan gaya hidup sehat aktif.

Dengan begitu proses pendidikan bisa berjalan lancar. Semakin baiknya menjaga kesehatan pada usia dini maka tingkat kesehatan setelah dewasa lebih baik.

Selain sosialisasi di pondok pesantren, sambungnya, Dinas Kesehatan Pangandaran juga sudah melasanakan sosialisasi ke berbagai lingkungan masyarakat dan instansi pemerintah.

“Mudah-mudahan derajat kesehatan masyarakat bisa meningkat,” katanya.

Ia menyebutkan, ada empat faktor yang mempengaruhi peningkatan derajat kesehatan yakni lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan dan keturunan

Pimpinan Pondok Pesantren Sabilil Muttaqien Sahlan Husein mengatakan kegiatan Germas tersebut bisa mendorong pesantren untuk berkomitmen menciptakan santri yang sehat dan kuat. ”Tentu saya sangat menyambut baik kegiatan ini,” ucapnya.

Santri Ponpes Sabilil Muttaqien Sahih Yusuf Maulana mengaku antusias mengikuti kegiatan Germas Santri Milenial 2019. ”Seru, banyak kegiatanya yang diikuti mulai dari senam, makan buah, permainan dan lain-lain,” ujarnya.

Selain itu, melalui Gebyar Germas yang dirancang oleh event organizer (EO) Sekolah Komunikasi Miracle  ini ia bisa mendapat pengetahuan bagaimana berprilaku hidup sehat.

Kegiatan Germas Untuk Santri Milenial 2019 tersebut dihadiri sejumlah stakeholder seperti perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Pangandaran, DPRD Kabupaten Pangandaran dan lain-lain. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.