Ciptakan Suasana Belajar Menyenangkan

271
0
SALAM LITERASI. Pemateri seminar Dr H Mubiar Agustin MPd (ketiga kanan) melakukan salam literasi bersama guru pendidikan anak usia dini usai seminar pendidikan di IAILM Suryalaya Kabupaten Tasikmalaya Selasa (14/5).

TASIK – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini  (PIAUD) Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) Suryalaya Kabupaten Tasikmalaya menggelar seminar pendidikan Selasa (14/5).

Seminar dengan tema Pembelajaran yang Menyenangkan untuk Anak Usia Dini ini diikuti sekitar 100 peserta dari kalangan mahasiswa serta guru PAUD, TK, RA, dan kober se-Tasikmalaya.

Dosen pembina PIAUD IAILM Suryalaya Dr H Mubiar Agustin MPd memaparkan seminar ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan motivasi bagi guru maupun calon guru pendidikan anak usia dini mengenai metode pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.

“Mengajar anak-anak yang berada di masa emas atau golden age merupakan tantangan tersendiri. Sebab, pada masa tersebut potensi anak sedang berkembang pesat. Karakteristiknya pun unik,” kata Mubair yang juga narasumber pada seminar tersebut.

Di usia tersebut, sambungnya, anak memiliki rasa ingin tahu yang kuat namun daya perhatiannya pendek, senang bereksplorasi, berjiwa petualang dan haus pengetahuan. “Untuk itu guru harus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan,” ucapnya.

Suasana yang tidak kaku dan riang akan menumbuhkan semangat belajar anak. Rasa nyaman serta keceriaan memunculkan emosi positif dan perasaan gembira, membuat otak lebih mudah menyerap semua informasi yang diberikan. Anak jadi lebih siap menerima pelajaran. “Guru pun harus mampu mengenali potensi peserta didik,” ujar dosen Pascasarjana UPI Bandung ini.

Loading...

Selain itu guru harus pro-aktif dan memahami aktivitas-aktivitas yang dilakukan anak di saat bermain. “Jangan lupa kombinasikan pembelajaran di kelas dengan nyanyian,” sarannya.

Penyegaran dalam mengajar ini diperlukan untuk menghindari kejenuhan anak. Bentuk penyegaran misalnya dengan memperdengarkan musik yang dinamis ketika jeda, atau melakukan permainan matematika dengan kartu warna-warni yang ditulisi angka.

Peserta seminar Totoh mengungkapkan seminar pendidikan ini bisa menambah ilmu dan pengetahuan bagi guru PAUD. Selain itu, ia pun memperoleh variasi pembelajaran yang bisa diterapkan di kelas.

“Saya senang mengikuti seminar ini. Ada banyak materi yang bisa kami terapkan di sekolah,” kata guru Kober Al-Itihad Pagerageung ini.

Mahasiswa PIUAD IAILM Suryalaya Tika mengatakan seminar ini bisa meningkatkan keterampilan para calon guru PAUD. “Ilmu bertambah sehingga lebih siap ketika terjun menjadi guru,” kata dia. (mg1/rls)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.