Cirahong Pintu Masuk ke Ciamis Lebih Diperketat

158
0
PENYEKATAN. Petugas Posko PSBB di Jalan Raya Cirahong terus memperketat akses masuk ke Ciamis dari Tasikmalaya Senin (18/5). Petugas memeriksa suhu tubuh pengendara. IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terus diperketat, terutama di Jalan Raya Ciharong-Tasikmalaya.

Warga yang akan masuk ke Ciamis dan tidak membawa kartu identitas dilarang masuk. Mereka disuruh balik arah. Pulang.

Baca juga : Test Covid-19 Masal di Ciamis, 4 Reaktif dari Pasar Kawali & Toko Setia

Namun pengetatan tersebut membuat petugas yang berjaga di posko kerap berdebat dengan pengendara.

“Kami bukan ingin berdebat. Kami hanya ingin memberikan sosialisasi atau imbauan terhadap pengendara, karena keselamatan juga buat mereka agar tidak tertular Covid-19,” tutur anggota Posko PSBB Jalan Cirahong Yuli Eka kepada Radar, Senin (18/5).

Di Posko Cirahong, kata Yuli, tim gabungan berasal dari TNI, Polri, Tagana, RAPI, puskesmas, kecamatan, karang taruna dan elemen lainnya.

Loading...

Pihaknya secara bergiliran berjaga di posko perbatasan untuk pengecekan migrasi penduduk.

Anggota posko dibagi ke dalam tiga tim. Mereka bertugas dalam tiga shift: pagi dari jam tujuh sampai jam tiga sore, dari jam tiga sore sampai jam sebelas malam dilanjut lagi dari jam sebelas malam sampai jam tujuh pagi.

“Jadi selama 24 jam kami perketat terus. Bila tidak bawa KTP atau memang tujuan tidak jelas, kami suruh putar kanan saja, “ tegasnya.

Yulia menambahkan meski banyak perdebatan dengan pengendara, petugas tetap berpegangan kepada standar operasional prosedur (SOP).

“Bagi pengendara yang mau masuk ke wilayah Kabupaten Ciamis melalui posko perbatasan atau posko pengecekan migrasi penduduk harus siap dengan segala peraturan yang berlaku menurut SOP kesehatan dan melengkapi surat keterangan tugas pekerjaan,” tegasnya.

Baca juga : Shalat Ied di Masjid Agung Ciamis Ditiadakan, Bupati Sarankan di Masjid Desa

Ketua Karang Taruna Kecamatan Ciamis Utis Kustiaman menjelaskan bagi pekerja yang mampu menunjukkan surat tugas, pihaknya membolehkan pengendara tersebut untuk melintas dan masuk ke Ciamis.

“Namun saya menyayangkan masih banyak pengendara yang memang tidak taat peraturan. Bila tidak disiplin bagaimana mau memutus mata rantai Covid-19, saya mohon untuk taat dan patuh, agar penyebaran Corona tidak luas terus,” ujarnya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.