Juventus 3 (3)-(2) 0 Atletico Madrid

Cristiano Ronaldo Membuat Atletico Madrid Menangis

19
foto-foto: juventus.com SELEBRASI. Bintang Juventus Cristiano Ronaldo selebrasi usai menumbangkan Atletico Madrid tiga gol tanpa balas kemarin.

TURIN – Cristiano Ronaldo membuat Atletico Madrid menangis dengan trigolnya di Allianz Stadium pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Sebuah show (pertunjukan) luar biasa yang membuatnya dianggap sebagai dewa sepak bola.

Ronaldo mengawali comeback Juventus yang kalah 0-2 di leg pertama dengan gol sundulan cantik di menit ke-27. Lepas dari pengawalan Diego Godin, CR7 mampu melompat lebih tinggi untuk menyambut umpan Federico Bernardeschi dan menaklukkan Jan Oblak.

Pada menit ke-49, Ronaldo mencetak gol keduanya. Menerima umpan silang Joao Cancelo dari sisi kiri, ia lagi-lagi menanduk si kulit bundar ke dalam gawang. Bola sebenarnya sempat ditepis Oblak. Akan tetapi, teknologi yang terhubung langsung ke wasit memastikan bola sudah melewati garis gawang.

Puncak pertunjukan Ronaldo terjadi di menit ke-86. Dengan kepercayaan dirinya, ia menaklukkan Oblak untuk kali ketiga lewat tendangan penalti yang menghunjam ke sisi kanan kiper, usai Bernardeschi dijatuhkan Angel Correa di kotak terlarang.

“Ia adalah dewa sepak bola hidup. Sungguh luar biasa apa yang sudah ia lakukan. Gol pertamanya seperti gol Duncan Ferguson di masa jayanya. Ia menyundul bola yang membuat bek lawan tidak berdaya dan kemudian mengatakan, inilah saya,” puji legenda Manchester United, Rio Ferdinand di BT Sport.

Ferdinand menyebut apa yang dilakukan Ronaldo sangat mengagumkan. Bukan saja karena ia hat-trick dan membuat Juventus untuk kali pertama sejak musim 2005/2006 mampu melakukan comeback, tetapi juga torehan gol dan rekor yang telah dibuatnya.

Pelatih Atletico, Diego Simeone, yang secara kesatria mengakui kekalahan juga tak sungkan memuji penampilan Ronaldo. “Cristiano Ronaldo adalah yang terbaik di dunia. Dia dapat melakukan pertunjukan ini di malam-malam besar,” kata Simeone dikutip dari Football Italia.

Simeone secara khusus mengomentari perayaan gol peraih lima Ballon d’Or tersebut usai mengeksekusi penalti yang meniru gerakan “cojones”. Di leg pertama lalu, Simeone melakukan selebrasi cabul ini dengan meletakkan kedua tangannya di depan selangkangan yang membuatnya didenda UEFA.

Seperti dirinya, pelatih berpaspor Argentina itu menganggap itu hal wajar untuk mengekspresikan kegembiraan. “Dia melihat bagaimana saya melakukannya di Wanda Metropolitano,” tegas Simeone.

Ronaldo menegaskan, pertunjukan hebatnya yang menjadi alasan di balik keputusan Juventus membelinya musim panas lalu. “Untuk membantu melakukan hal-hal yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya,” ungkap Ronaldo di BBC.

Meski trigol mengantarnya menjadi raja hat-trick Liga Champions, bersama Lionel Messi dan mempertegas statusnya sebagai top skor dengan 124 gol. Ronaldo memastikan laga ini bukan hanya istimewa untuknya. Menurutnya, skuat Juventus secara keseluruhan menunjukkan mental juara.

“Itulah mentalitas yang Anda butuhkan untuk memenangkan Liga Champions. Akan tetapi, masih terlalu dini untuk membicarakan final. Mari selangkah demi selangkah,” tandasnya di Sky Sports Italia. (amr/fin)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.