CT Scan RSUD untuk Layani Warga Tasik Senilai Rp13 M Mangkrak & Mubazir

314
0
SEPI. Ruang pelayanan CT Scan di RSUD dr Soekardjo tutup dan tidak melayani pemeriksaan Jumat (17/1). Alat Rp 13 miliar itu rusak.  Firgiawan / Radar Tasikmalaya

TAWANG – Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya mendapat keluhan masyarakat tentang pelayanan di RSUD dr Soekardjo.

Salah satunya, belum optimal penggunaan Computed Tomography Scan (CT Scan).

“Bagaimana pelayanan mau paripurna, ketika perangkat CT Scan tidak beroperasi. Kita minta RSUD segera perbaiki ini,” ucap Ketua Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Dede Muharam kepada Radar, Jumat (17/1).

Baca juga : Cerita Proyek Gedung Tulip RSUD dr Soekardjo Kota Tasik, Begini Kata Para Pihak..

Menurutnya, perangkat CT Scan sendiri bersumber dari bantuan Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2017 senilai Rp 13 miliaran.

Bantuan tersebut supaya melengkapi pelayanan di rumah sakit pelat merah itu, sehingga pasien tidak perlu merogoh kocek karena memeriksa di rumah sakit swasta.

“Kalau di-cover BPJS Kesehatan, butuh diperiksa alat semacam itu kan bisa saja di-cover. Kalau keluar rumah sakit, otomatis bayar lagi,” keluh Politisi PKS tersebut.

Dede menceritakan kendala pengoperasian alat tidak cuma baru terjadi saat ini.

Di Tahun 2018 alat itu sempat vakum, karena tenaga medis untuk operator CT Scan belum dimiliki RSUD.

“Nah sekarang katanya rusak. Padahal kita diberi bantuan baik dari pusat pun provinsi, untuk layani kesehatan masyarakat,” kata Dede.

“Saya tidak mau pasien kurang mampu dengan penyakit serius dan harus gunakan CT Scan malah terbebani karena harus dilayani di swasta,” sambung Dede.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.