Cuaca Diprediksi (Masih) Ekstrem, Bupati Mengimbau Masyarakat Meningkatkan Kesiagaan

131
0
H Herdiat Sunarya Bupati Ciamis
Loading...

CIAMIS – Cuaca di Ciamis diprediksi masih ekstrem beberapa waktu ke depan. Hujan deras disertai aingin kencang besar kemungkinan melanda Tatar Galuh. Masyarakat diimbau waspada dan meningkatkan kesiagaan. Apalagi, sejak akhir 2019 sampai awal 2020 beberapa daerah di Ciamis dilanda bencana alam, pohon tumbang, banjir dan tanah longsor.

Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya menyampaikan bahwa cuaca ekstrem diprediksi akan masih terjadi di awal 2020 ini. Informasi yang diterimanya bahwa cuaca ekstrem masih akan terjadi hingga Februari 2020.

Bencana alam akibat angin kencang melanda Desa Mekarsari Kecamatan Tambaksari. Informasi yang diterimanya 58 rumah rusak dan tiga rusak berat.

“Tentunya Ciamis juga menjadi rawan terjadinya angin puting beliung,” ujar Herdiat usai acara Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Ciamis di Gedung KONI Ciamis, Selasa (7/1) pagi.

Tak hanya ancaman angin kencang. Ciamis juga dilanda hujan deras. Bahkan di Rancah terjadi hujan es.

“Masyarakat juga kaget karena hujan es baru terjadi di daerah tersebut,” beber orang nomor satu di Pemkab Ciamis ini.

Bagaimana dengan bencana banjir? Ciamis juga belum terbebas dari banjir. Sungai di Dusun Kubangpari Desa Ciherang Kecamatan Banjarsari meluap. Sebanyak 159 keluarga dari lima RT menjadi korbannya. Kawasan yang mereka huni terendam. Itu menghambat aktivitas masyarakat.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.