Curug Bilik Butuh Pengelolaan Serius

172
0
TEMPAT BERSANTAP. Pengunjung Curug Bilik di Langkaplancar bisa menikmati makanan di rumah makan yang ada di sekitar tempat wisata.
TEMPAT BERSANTAP. Pengunjung Curug Bilik di Langkaplancar bisa menikmati makanan di rumah makan yang ada di sekitar tempat wisata.

PANGANDARAN – Curug Bilik potensial menjadi andalan wisata di Kecamatan Langkaplancar. Namun hingga saat ini belum ada yang mau mengelola secara serius.

Pemilk rumah makan di Curug Bilik Heni Sunartini mengatakan Curug Bilik awalnya hanya sebuah hutan. Kawasan itu jarang dikunjungi oleh masyarakat. Namun sejak 2011, Curug Bilik mulai ramai dikunjungi orang-orang untuk sekadar botram atau main.

”Banyak masyarakat dari sekitaran Langkaplancar dan daerah Tasikmalaya seperti Ciaktomas, Salopa, kemudian Ciamis, datang ke sini untuk berenang dan menikmati keindahan curug,” jelasnya kepada Radar Sabtu (11/1).

Curug Bilik hanya ramai di hari tertentu. Seperti akhir pekan atau libur panjang.

Baca : Curug Bilik : Indah dan Gratis

”Kalau Lebaran juga sangat ramai, banyak yang nyewa ban, banyak juga yang jajan ke warung saya,” ujarnya.

Curug Bilik butuh saranan penunjang. Salah satunya yaitu tangga menuju ke lokasi curug.

”Jadi wisatawan harus melewati tebing dan jalan setapak untuk menuju ke lokasi curug, padahal kami sudah minta bantuan ke pihak desa untuk dibuatkan, tapi tak kunjung terlaksana,” jelasnya.

Kemudian tidak adanya penarikan karcis dan pengelolaan destinasi yang serius.

”Padahal warga sekitar bisa diperbantukan dan mereka bisa mendapat pemasukan,” ujarnya menyarankan. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.