Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.8%

19.6%

8.1%

68.6%

Curug Wedus di Sepatnunggal Sodonghilir Tasik, Tiket Masuk Seihlasnya

126
0
INDAH. Wisata Curug Wedus di Desa Sepatnunggal Kecamatan Sodonghilir banyak dikunjungi karena mempunyai keindahan alam yang asli, Minggu (2/8). Pemdes for Radar Tasik

SODONGHILIR – Pemerintah Desa Sepatnunggal Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya akan membuat Peraturan Desa (Perdes) tentang Pengelolaan Wisata.

Sehingga ke depan objek wisata bisa dikelola dengan baik yang berdampak terhadap pendapatan asli desa (PADes).

Baca juga : Wabah DBD di Kota Tasik Tembus 1.000 Kasus

Kepala Desa Sepatnunggal Kecamatan Sodonghilir Yudi Permana mengatakan, di wilayahnya saat ini ada objek wisata yang sedang ramai dikunjungi, yakni Curug Wedus di Kampung Bubuay.

Maka dari itu, kawasan wisata itu sangat tepat ketika dikembangkan dan membuat masyarakat tertarik datang.

Kata dia, pihaknya akan mengelola, membenahi dan menata infrastruktur yang ada di lokasi wisata curug yang sudah dibuka beberapa tahun itu.

“Kalo sudah ada pembenahan bisa menjadi PADes. Sementara ini, tempat wisata dikelola oleh taruna lingkungan di lokasi curug,” ujarnya kepada Radar, Minggu (2/8).

Rencananya, kata dia, ke depan akan membuat perdes terkait pengelolaan wisata tersebut.

“Tahun depan insyaallah sudah mulai dikelola oleh desa. Sehingga ke depan bisa semakin tertata dan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat dan pendapatan asli desa,” katanya, menambahkan.

Sejauh ini, belum ada tiket khusus masuk ke lokasi wisata, tapi terkadang para pengunjung memberikan uang sebesar Rp 2.000 untuk yang berjaga di lokasi wisata.

“Tidak ada tarif khusus masuk ke lokasi wisata. Jadi yang masuk seikhlasnya saja, tapi rata-rata pengunjung memberi uang Rp 2.000. Memang saat ini belum ada karcis, karena belum ada perdes-nya, takut nanti kesannya pungli,” kata dia.

Menurutnya, jika melihat pengunjung saat ini yang datang ke lokasi curug cukup banyak.

Baca juga : Soal Denda Rp50 Ribu Jika Tak Bermasker, Ini Kata Wali Kota Tasik

Dalam sehari bisa mencapai hingga 300 pengunjung, terutama ketika hari Sabtu dan Minggu. Selain disuguhi pemandangan air terjun yang cukup bagus, para pengunjung yang datang dapat menghirup udara yang sejuk di lokasi wisata pun cukup bagus untuk foto-foto.

“Meskipun para pengunjung harus berjalan kurang lebih sepanjang 250 meter dengan berjalan kaki, namun perjuangan akan terbayar lunas setelah sampai di lokasi tersebut dengan melihat pesona keindahan curug yang cukup memanjakan mata,”

terangnya. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.