DAK Disdik Capai Rp 13 Miliar

237
0

TASIK – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tasikmalaya akan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) 2019 sebesar Rp 13.343.935.000 untuk perbaikan dan pembangunan ruang kelas baru bagi pendidikan anak usia dini nonformal dan informal (PAUDNI), sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Kepala Disdik Kota Tasikmalaya Budiaman Sanusi SSos menerangkan, sekolah yang mendapatkan bantuan DAK reguler bidang pendidikan tahun anggaran 2019 itu berasal dari data pokok pendidik dasar dan menengah (dapodikdasmen). Untuk PAUDNI akan mendapatkan anggaran Rp 1.138.607.850, SD sebesar Rp 6.577.631.000 dan SMP Rp 5.621.207.000.

Dia meminta penerima DAK dapat memanfaatkan anggaran tersebut dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas sarana prasarana pendidikan. Selain itu, penggunaan dana juga harus taat aturan.

“Jangan sampai melanggar hukum. Kita berupaya bermain sesuai dengan aturan main yang ada. Karena semua ini ada aturan mainnya, ini kontrol kita semua,” ujarnya saat sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan DAK di Kompleks Perkantoran Dinas Pendidikan, Rabu (19/6).

Kepala Seksi Kurikulum Bidang Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Dasar sekaligus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Sekolah Dasar (PPTK SD) Abdul Majid MPd menerangkan, rehabilitasi dan pembangunan atau pengadaan fisik konstruksi dilaksanakan secara swakelola.

Selanjutnya pengadaan barang dilaksanakan melalui pengadaan langsung atau e-purchasing. Pencairan atau penyaluran dana swakelola ditransfer secara utuh langsung ke rekening sekolah pelaksana secara bertahap. Tentunya, melalui proses review oleh Inspektorat dengan tahapan dan persentase. (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.