Damkar Ciamis Berhasil “Jinakan” Cincin Stainles di Jari Manis Santri

258
0
Loading...

CIAMIS – Ini diluar kebiasaan. Pasukan Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis, yang biasanya menjinakan api, kali ini untuk pertama kalinya harus menjinakan cincin yang ada di jari manis.

Senin (3/2) malam, Kantor Damkar Ciamis di Jalan Jendral Sudirman, kedatangan tiga orang santri dari Ponpes Elbas Ciwahangan.

Baca juga : Wabah Corona, Kelelawar di Situ Panjalu Ciamis Diperiksa, Ini Hasilnya

Salah satunya bernama Umar (14 ) warga Perum Graha Imbanagara Asri Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis.

Umar menjelaskan tujuannya mendatangi Damkar, kepada petugas pemadan bernama Nanang.

Dia mengaku jarinya bengkak, akibat memaksakan memasang cincin terbuat dari stanles di jari manis tangan kanan.

Baca juga : Ini Raihan Gemilang MTsN Cijeungjing Ciamis, Juara Bukan Target tapi Bonus

“Awalnya, menurut pengakuan, santri ini coba pasang cincin di jari kanan. Tapi saat mau dipindah ternyata susah. Dan saat dipaksa malah jarinya lecet hingga bengkak,” ujar Pelaksana Lapangan Pemadam Kebakaran Ciamis, Yayan Mulyansah.

Setelah merasa susah untuk mengeluarkan cincin dan khawatir luka makin parah, para santri mencari informasi lewat youtube.

Loading...

“Setelah dapat informasi lewat Yutube, akhirnya berinisiatif melapor ke Damkar untuk melepaskan cincin tersebut,” katanya.

“Alhamdulillah cincin itu bisa dilepaskan oleh teman kami, Nanang, dengan cara dipotong menggunakan mesin gurindra kecil , ” terangnya.

Yayan mengaku, baru kali ini memberi bantuan mengevakuasi cincin dari jari tangan. “Biasanya kami atangani kebakaran, tangkap ular atau sarang tawon yang membahayakan warga. Tapi kaki bersyukur bisa membantu warga,” tukasnya.

Yayan mengimbau warga yang biasa menggunakan cincin, untuk tidak sembarangan dan memaksakan memasukan cincin ke jari, apalagi tak mengetahui ukurannya.

(iman sr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.